Batal ke Indonesia, AS Roma ucapkan permintaan maaf
Jum'at, 01 November 2013 - 17:52 WIB
Batal ke Indonesia, AS Roma ucapkan permintaan maaf
A
A
A
Sindonews.com - CEO AS Roma, Italo Zanzi, sampaikan permohonan maaf karena Francesco Totti dkk batal berkunjung ke Indonesia. Faktor cedera pemain dan peluang Roma menuju scudetto Seria A 2013/2014, menjadi alasan. Lewat percakapan secara langsung dari ibu kota Italia, Zanzi menjelaskan klub berjuluk I Lupi -julukan Roma- terpaksa membatalkan jadwal kedatangannya ke Indonesia.
Meski begitu ia menjanjikan bakal melakukan penjadwalan ulang baik pihak Roma dan Nine Sport selaku promotor pada 9 Oktober 2014 mendatang. "Ada beberapa pemain yang cedera dan kami coba untuk fokus mendapatkan gelar scudetto di musim ini. Walau begitu, kami akan tetap menjalin kerja sama dengan Nine Sport di aktivitas lainnya ke depan," ungkap Zanzi, dalam acara jumpa pers batalnya kedatangan Roma di Jakarta.
Roma sendiri awalnya dijadwalkan menjajal Indonesia XI, dalam laga bertajuk MNCTV Battle of Gladiators, 19 November. Tapi cederanya beberapa pemain kunci seperti Totti dan punggawa - punggawa lain, membuat kehadiran Roma pertama kali ke Indonesia harus tertunda. Pihak Roma juga memohon maaf kepada seluruh fans Roma di Indonesia soal kebatalan ini.
"Seperi yang saya sampaikan sebelumnya jika ada beberapa pemain kunci yang mengalami cedera seperti Totti. Sebenarnya dia sangat berharap bisa bertemu dengan fans Roma di Indonesia, untuk itulah kami juga berkeingan datang di lain waktu," papar Zanzi.
Tidak hanya Zanzi yang meminta maaf atas batal hadirnya Roma di Indonesia. Karena hal senada juga disampaikan, Manolo Zubiria, selaku Head of Special Projects and Planning AS Roma. Zubiria yang hadir langsung dalam jumpa pers tersebut, selain masalah cedera, faktor banyaknya pemain Roma yang harus membela tim nasional (timnas) juga jadi kendala.
"Pemain inti banyak yang cedera. Kemudian para pemain juga banyak yang harus membela timnas. Akan tidak maksimal jika dipaksakan datang, karena ke sini tidak membawa pemain terbaik," jelas Zubiria, yang hadir langsung untuk menjelaskan batalnya kehadiran Roma di Indonesia.
"Kami tentu meminta maaf kepada fans Roma di Indonesia, karena tidak bisa ke sini sesuai jadwal yang ada. Padahal kami ingin ke sini untuk melihat negara ini. Dan mungkin saja, tahun depan kami bisa ke sini dan bertemu secara langsung dengan fans Roma di Indonesia," sambung Zubiria.
Tidak hanya dari pihak I Giallorossi, julukan lain Roma, yang menyampaikan permohonan maafnya. Sebagai promotor, CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksana, mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin agar Roma bisa datang ke Indonesia sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya.
"Mohon maaf, tadi kami dari Nine Sport memang sudah berjuang maksimal dan mencoba berbicara lebih lanjut dengan AS Roma. Tapi itu tadi, jika dipaksakan datang skuad AS Roma nya kurang maksimal. AS Roma menyatakan, ingin fokus dulu ke scudetto baru datang ke Indonesia," tutur Arif.
Roma di bawah komando Rudi Garcia, memang sedang dalam trek positif diawal-awal perjalanannya di Seria A. Dari 10 pertandingan yang telah dilewati, semuanya berakhir dengan sempurna. Roma pun mantap di posisi puncak klasemen sementara dengan koleksi 30 angka. Dimana raihan itu, berjarak lima angka dari Napoli dan Juventus diperingkat dua dan tiga klasemen sementara.
Meski begitu ia menjanjikan bakal melakukan penjadwalan ulang baik pihak Roma dan Nine Sport selaku promotor pada 9 Oktober 2014 mendatang. "Ada beberapa pemain yang cedera dan kami coba untuk fokus mendapatkan gelar scudetto di musim ini. Walau begitu, kami akan tetap menjalin kerja sama dengan Nine Sport di aktivitas lainnya ke depan," ungkap Zanzi, dalam acara jumpa pers batalnya kedatangan Roma di Jakarta.
Roma sendiri awalnya dijadwalkan menjajal Indonesia XI, dalam laga bertajuk MNCTV Battle of Gladiators, 19 November. Tapi cederanya beberapa pemain kunci seperti Totti dan punggawa - punggawa lain, membuat kehadiran Roma pertama kali ke Indonesia harus tertunda. Pihak Roma juga memohon maaf kepada seluruh fans Roma di Indonesia soal kebatalan ini.
"Seperi yang saya sampaikan sebelumnya jika ada beberapa pemain kunci yang mengalami cedera seperti Totti. Sebenarnya dia sangat berharap bisa bertemu dengan fans Roma di Indonesia, untuk itulah kami juga berkeingan datang di lain waktu," papar Zanzi.
Tidak hanya Zanzi yang meminta maaf atas batal hadirnya Roma di Indonesia. Karena hal senada juga disampaikan, Manolo Zubiria, selaku Head of Special Projects and Planning AS Roma. Zubiria yang hadir langsung dalam jumpa pers tersebut, selain masalah cedera, faktor banyaknya pemain Roma yang harus membela tim nasional (timnas) juga jadi kendala.
"Pemain inti banyak yang cedera. Kemudian para pemain juga banyak yang harus membela timnas. Akan tidak maksimal jika dipaksakan datang, karena ke sini tidak membawa pemain terbaik," jelas Zubiria, yang hadir langsung untuk menjelaskan batalnya kehadiran Roma di Indonesia.
"Kami tentu meminta maaf kepada fans Roma di Indonesia, karena tidak bisa ke sini sesuai jadwal yang ada. Padahal kami ingin ke sini untuk melihat negara ini. Dan mungkin saja, tahun depan kami bisa ke sini dan bertemu secara langsung dengan fans Roma di Indonesia," sambung Zubiria.
Tidak hanya dari pihak I Giallorossi, julukan lain Roma, yang menyampaikan permohonan maafnya. Sebagai promotor, CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksana, mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin agar Roma bisa datang ke Indonesia sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya.
"Mohon maaf, tadi kami dari Nine Sport memang sudah berjuang maksimal dan mencoba berbicara lebih lanjut dengan AS Roma. Tapi itu tadi, jika dipaksakan datang skuad AS Roma nya kurang maksimal. AS Roma menyatakan, ingin fokus dulu ke scudetto baru datang ke Indonesia," tutur Arif.
Roma di bawah komando Rudi Garcia, memang sedang dalam trek positif diawal-awal perjalanannya di Seria A. Dari 10 pertandingan yang telah dilewati, semuanya berakhir dengan sempurna. Roma pun mantap di posisi puncak klasemen sementara dengan koleksi 30 angka. Dimana raihan itu, berjarak lima angka dari Napoli dan Juventus diperingkat dua dan tiga klasemen sementara.
(akr)