Amauri tolak bermain di Amerika

Sabtu, 02 November 2013 - 19:20 WIB
Amauri tolak bermain...
Amauri tolak bermain di Amerika
A A A
Sindonews.com - Striker Parma kelahiran Brasil Amauri Carvalho menerima penawaran bermain di Liga Amerika Serikat (MLS). Namun tawaran tersebut dikatakan agennya, Giampiero Pocetta ditolak mantan pemain Fiorentina dan Juventus.

Alasannya, Amauri masih senang bermain di Parma.”Saya bisa memberi tahu Anda adanya ketertarikan dari MLS. Jelas itu membanggakan, tapi klien saya senang di Parma dan masih terikat kontrak dua tahun bersama I Gialloblu,” ujar Pocetta dilansir football Italia, Sabtu (2/11/2013).

Amauri menjadi striker Serie A terakhir yang dikaitkan akan hengkang ke Amerika atau Kanada. Sebelumnya nama Fabio Quagliarella dan Alberto Gilardino juga dikabarkan mendapat penawaran dari Amerika.

Menurut Pocetta, Amauri sama sekali tidak memikirkan soal adanya ketertarikan dari Amerika. Fokusnya saat ini adalah menyiapkan diri menghadapi pertandingan melawan mantan klubnya Juventus.

“Saat ini dia berkonsentrasi untuk pertandingan melawan Juventus. Dia ingin memecahkan kebuntuan dalammencetak gol dan memberikan kontribusi untuk tim,” tambah Pocetta.
(irc)
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
1 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
1 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
1 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
3 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved