Rodgers kritik wasit usai dibungkam Arsenal
Senin, 04 November 2013 - 02:12 WIB
Rodgers kritik wasit usai dibungkam Arsenal
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers mengkritik kinerja wasit Martin Atkinson usai menganulir gol yang dicetak Jordan Henderson saat anak asuhnya dikalahkan Arsenal 2-0 pada laga lanjutan Liga Premier Inggris, akhir pekan kemarin. Meski ia mengakui The Gunners -julukan Arsenal- bermain lebih baik, namun ia merasa dirugikan dengan beberapa keputusan pengadil di lapangan.
Menurutnya dia merasa bila Liverpool bisa terhindar dari kekalahan andai saja wasit Martin Atkinson mengesahkan gol Jordan Henderson. Insiden tersebut berawal dari pelanggaran yang dilakukan Bacary Sagna yang menyebabkan The Reds mendapatkan tendangan bebas. Luis Suarez yang menjadi eksekutor memberikan umpan yang mampu diteruskan Henderson, tapi sayang wasit menganulirnya.
"tu adalah keputusan yang buruk. Saya pikir Anda harus membiarkan permainan terus berlangsung. Jika itu hukumannya, maka itu bukanlah keputusan yang sangat baik. Saya mendapat penjelasan dari oficial pertandingan, dan jujur itu sangat mengecewakan," kata Rodgers seperti dilansir Sky Sports, Senin (4/11/2013).
"Kami selalu meminta pemain untuk jujur dan kembali bangun serta tidak melakukan diving. Jika meraka putus asa maka mereka harus tetap bertahan dan mencoba terus berdiri," tandasnya.
Menurutnya dia merasa bila Liverpool bisa terhindar dari kekalahan andai saja wasit Martin Atkinson mengesahkan gol Jordan Henderson. Insiden tersebut berawal dari pelanggaran yang dilakukan Bacary Sagna yang menyebabkan The Reds mendapatkan tendangan bebas. Luis Suarez yang menjadi eksekutor memberikan umpan yang mampu diteruskan Henderson, tapi sayang wasit menganulirnya.
"tu adalah keputusan yang buruk. Saya pikir Anda harus membiarkan permainan terus berlangsung. Jika itu hukumannya, maka itu bukanlah keputusan yang sangat baik. Saya mendapat penjelasan dari oficial pertandingan, dan jujur itu sangat mengecewakan," kata Rodgers seperti dilansir Sky Sports, Senin (4/11/2013).
"Kami selalu meminta pemain untuk jujur dan kembali bangun serta tidak melakukan diving. Jika meraka putus asa maka mereka harus tetap bertahan dan mencoba terus berdiri," tandasnya.
(akr)