Mundur, Persijap berharap ada kejelasan verifikasi
Selasa, 05 November 2013 - 19:16 WIB
Mundur, Persijap berharap ada kejelasan verifikasi
A
A
A
Sindonews.com - Verifikasi tim-tim Indonesia Premier League (IPL) yang dijadwalkan pada 4 November akhirnya diundur, menjadi tanggal 7 November dan itupun belum ada kepastian yang jelas. Diundurnya, verifikasi ini membuat tim-tim IPL galau.
Dengan mundurnya, verifikasi juga membuat ketidakpastian lebih lama.”Saya kira tim-tim IPL agak terkendala karena verifikasi ini menetukan empat dari tujuh tim yang akan main di ISL musim depan. Jadi mundurnya pertemuan dan verifikasi, menjadikan tidakpastian lebih lama,”kata CEO PT Jepara Raja Multitama.
Dengan tidak adanya kepastian tersebut, kata Bassalamah membuat Persijap dan tim-tim IPL lain, tidak bisa menentukan langkah selanjutnya untuk menentukan masa depan tim.
Persijap, sebenarnya sangat ingin, verfikasi dilakukan secepat mungkin mengingat kompetisi baik ISL maupun Divisi Utama, menyisakan waktu hanya beberapa bulan saja. Tentu, dengan semakin cepat verifikasi, maka tim bisa segera melakukan persiapan untuk membentuk tim. “Sebenarnya tidak ada masalah verifikasi mundur, hanya saja dengan mundur kan semakin lama dan membuat kami tidak mendapatkan kepastian,” tandasnya.
Menghadapi proses verifikasi, Persijap merasa optimis mampu lolos, dan musim depan bisa bermain di ISL. Laskar Kalinyamat-julukan Persijap- memang menjadi salah satu dari tujuh tim IPL yang memiliki peluang besar lolos verifikasi.
Dari lima Aspek yang menjadi penilian verifikasi, yakni finansial, Legal, SDM, Pembinaan dan Infrastruktur, hanya masalah finansial yang masih menjadi kendala. Namun hal itu, tampaknya tidak akan menjadi masalah berarti mengingat sejumlah tunggakan termasuk gaji pemain dalam waktu dekat akan dibayarkan. Selain itu, Persijap saat ini juga mendapatkan respon dari para sponsor.
“Kita optimis, begitu juga tim-tim lain, tidak ada kepastian inilah yang membuat kita tidak bisa menentukan langkah bagi tim, walaupun Persijap tetap menyiapkan planing akan bermain di ISL,” tandas Bassalamah.
Bassalamah menjelaskan, jika proses verifikasi tidak segera ada kejelasan dan terus mengalami kemunduran, dikhawatirkan akan mempengaruhi persiapan tim, mengingat kompetisi ISL dan Divisi Utama sudah semakin dekat.
Jika Persijap lolos ISL musim depan praktis hanya memiliki waktu dua bulan untuk mempersiapkan tim, karena kompetisi rencanaya akan digelar awal tahun 2014. Dengan persiapan hanya dua bulan jelas merupakan waktu yang sangat mepet.”Kalau persiapan kita mepet tentu akan mempengaruhi prestasi tim,” tandasnya. (andik sismanto)
Dengan mundurnya, verifikasi juga membuat ketidakpastian lebih lama.”Saya kira tim-tim IPL agak terkendala karena verifikasi ini menetukan empat dari tujuh tim yang akan main di ISL musim depan. Jadi mundurnya pertemuan dan verifikasi, menjadikan tidakpastian lebih lama,”kata CEO PT Jepara Raja Multitama.
Dengan tidak adanya kepastian tersebut, kata Bassalamah membuat Persijap dan tim-tim IPL lain, tidak bisa menentukan langkah selanjutnya untuk menentukan masa depan tim.
Persijap, sebenarnya sangat ingin, verfikasi dilakukan secepat mungkin mengingat kompetisi baik ISL maupun Divisi Utama, menyisakan waktu hanya beberapa bulan saja. Tentu, dengan semakin cepat verifikasi, maka tim bisa segera melakukan persiapan untuk membentuk tim. “Sebenarnya tidak ada masalah verifikasi mundur, hanya saja dengan mundur kan semakin lama dan membuat kami tidak mendapatkan kepastian,” tandasnya.
Menghadapi proses verifikasi, Persijap merasa optimis mampu lolos, dan musim depan bisa bermain di ISL. Laskar Kalinyamat-julukan Persijap- memang menjadi salah satu dari tujuh tim IPL yang memiliki peluang besar lolos verifikasi.
Dari lima Aspek yang menjadi penilian verifikasi, yakni finansial, Legal, SDM, Pembinaan dan Infrastruktur, hanya masalah finansial yang masih menjadi kendala. Namun hal itu, tampaknya tidak akan menjadi masalah berarti mengingat sejumlah tunggakan termasuk gaji pemain dalam waktu dekat akan dibayarkan. Selain itu, Persijap saat ini juga mendapatkan respon dari para sponsor.
“Kita optimis, begitu juga tim-tim lain, tidak ada kepastian inilah yang membuat kita tidak bisa menentukan langkah bagi tim, walaupun Persijap tetap menyiapkan planing akan bermain di ISL,” tandas Bassalamah.
Bassalamah menjelaskan, jika proses verifikasi tidak segera ada kejelasan dan terus mengalami kemunduran, dikhawatirkan akan mempengaruhi persiapan tim, mengingat kompetisi ISL dan Divisi Utama sudah semakin dekat.
Jika Persijap lolos ISL musim depan praktis hanya memiliki waktu dua bulan untuk mempersiapkan tim, karena kompetisi rencanaya akan digelar awal tahun 2014. Dengan persiapan hanya dua bulan jelas merupakan waktu yang sangat mepet.”Kalau persiapan kita mepet tentu akan mempengaruhi prestasi tim,” tandasnya. (andik sismanto)
(wbs)