Metode baru digunakan IOC untuk analisa Doping

Rabu, 20 November 2013 - 09:36 WIB
Metode baru digunakan...
Metode baru digunakan IOC untuk analisa Doping
A A A
Sindonews.com - Pejabat-pejabat Olimpiade menggunakan tes steroid baru untuk menganalisa-ulang contoh doping beku dari Olimpiade Musim Dingin 2006 di Turin untuk menangkap pelaku pemakai obat terlarang yang terhindar dari deteksi pada saat itu.

IOC menegaskan hari Selasa (19/11/2013), bahwa pengujian ulang bagi Olimpiade Turin melibatkan metode terbaru yang dapat mendeteksi penggunaan steroid dalam jangka waktu yang lebih lama dari sebelumnya.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan bahwa kami menggunakan metode metabolit baru jangka panjang untuk mendeteksi steroid anabolik, seperti dilansir VOA.

Menurut media Jerman ARD, laboratorium tentang doping di Cologne dan Moskow telah menemukan ratusan kasus positif dalam beberapa bulan terakhir dengan menggunakan metode pengujian baru tersebut.

Selain sample Olimpiade 2006, IOC juga akan menguji ulang sampel-sampel dari Olimpiade 2004 dan 2008 di Athena dan Beijing pada bulan Maret mendatang.
(aww)
Berita Terkini
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
1 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
5 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
8 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved