Main lepas dan konsentrasi penuh, rahasia kemenangan Sony
Kamis, 21 November 2013 - 17:43 WIB
Main lepas dan konsentrasi penuh, rahasia kemenangan Sony
A
A
A
Sindonews.com - Pada ajang Hong Kong Open Super Series 2013, Sony Dwi Kuncoro, melaju ke babak perempat final usai membalas kekalahannya atas Ajay Jayaram, 21-18, 21-12. Pasalnya pada turnamen di Djarum Indonesia Open Super Series Premier, Juni lalu, Sony takluk di tangan pemain asal India tersebut.
“Waktu itu saya merasa permainan masih kurang bagus. Sekarang saya lebih yakin, tidak ada keraguan dan enjoy dalam bertanding. Saya juga main lepas saja, dan konsentrasi,” kata Sony mengungkapkan rahasia kemenangannya atas Ajay.
Sony sadar akan usia yang kini tak lagi muda. Putra pasangan Mochammad Sumadji dan Asmiati mengaku butuh usaha ekstra untuk menjaga stamina sebagai seorang atlet.
Meskipun hampir menginjak usia kepala tiga, pemain kelahiran Surabaya, 7 Juli 1984 ini masih menjadi salah satu andalan Merah-Putih di berbagai turnamen internasional.
“Di usia sekarang ini, saya mesti ekstra menjaga stamina dengan cara mengatur pola istirahat, mengatur asupan makanan dan nutrisi serta banyak stretching. Pokoknya harus lebih me-maintain semua,” ucap Sony yang dikutip dari PBSI.
Yakin akan kemampuan diri sendiri dan bisa menikmati permainan adalah dua hal yang dirasa Sony sebagai senjata untuk dapat bersaing di tengah gempuran pemain-pemain muda. Bahkan Sony pun menyatakan siap jika ia dipercaya untuk mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Brazil 2016.
“Waktu itu saya merasa permainan masih kurang bagus. Sekarang saya lebih yakin, tidak ada keraguan dan enjoy dalam bertanding. Saya juga main lepas saja, dan konsentrasi,” kata Sony mengungkapkan rahasia kemenangannya atas Ajay.
Sony sadar akan usia yang kini tak lagi muda. Putra pasangan Mochammad Sumadji dan Asmiati mengaku butuh usaha ekstra untuk menjaga stamina sebagai seorang atlet.
Meskipun hampir menginjak usia kepala tiga, pemain kelahiran Surabaya, 7 Juli 1984 ini masih menjadi salah satu andalan Merah-Putih di berbagai turnamen internasional.
“Di usia sekarang ini, saya mesti ekstra menjaga stamina dengan cara mengatur pola istirahat, mengatur asupan makanan dan nutrisi serta banyak stretching. Pokoknya harus lebih me-maintain semua,” ucap Sony yang dikutip dari PBSI.
Yakin akan kemampuan diri sendiri dan bisa menikmati permainan adalah dua hal yang dirasa Sony sebagai senjata untuk dapat bersaing di tengah gempuran pemain-pemain muda. Bahkan Sony pun menyatakan siap jika ia dipercaya untuk mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Brazil 2016.
(aww)