Homebase boleh pindah asal ada suporter

Selasa, 26 November 2013 - 17:02 WIB
Homebase boleh pindah...
Homebase boleh pindah asal ada suporter
A A A
Sindonews.com - Dua opsi stadion yang diajukan Pro Duta FC kepada PSSI untuk diverifikasi membuka peluang besar pindah homebase. Pilihan stadion tersebut tak satu pun berada di Medan atau pun Sumatera Utara.

Manajemen mengajukan Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh dan Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat. "Awalnya kan kita menjadikan Stadion Telada Medan sebagai pilihan utama, tapi tidak memenuhi syarat," ungkap Chief Executive Officer (CEO) Pro Duta FC Wahyu Wahab.

Wahyu mengakui, jika kepindahan tak dapat dielakan karena opsi stadion yang diajukan berada diluar Medan atau Sumatera Utara. Stadion Teladan yang tidak memenuhi syarat menjadikan pihaknya memberikan pilihan stadion lainnya kepada tim verifikasi PSSI. Dia mengakui, jika Stadion Teladan tidak memenuhi kriteria dijadikan home base penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.

Di mana verifikasi tersebut dinilai atas areal parkir, kamar ganti pemain, penerangan, ruang media center, wasit, medis serta tribun penonton yang memenuhi kriteria. Di Stadion Teladan Medan tersebut memiliki semua itu, namun, dinilai tidak memenuhi kriteria.

"Kalau ada kelonggaran dari PSSI dan Stadion Teladan bisa digunakan sebagai homebase tentu pilihan tetap di Medan. Misalkan, soal penerangan pertandingan dapat digelar sore hari," jelasnya.

Sedangkan, pindahnya homebase Pro Duta ini ditanggapi pemain. Seperti gelandang serang Rahmad Hidayat. "Kalau kami siap saja di mana mainnya, yang terpenting ada suporter yang mendukung mereka," ungkapnya.

Menurutnya, dengan kepindahan mereka dari Medan pastinya berpengaruh pada permainan sendiri. Karena kurangnya motivasi saat main di kandang netral. "Pasti ada pengaruh dalam motivasi main, karena biasanya di Medan. Pastinya, harus cari suasan baru lagi untuk bermain," ujarnya.

Hal yang sama juga dilontarkan penyerang Kuda Pegasus Ghozali M Siregar. Menurutnya, dengan kepindahan itu dipastikan harus menyesuaikan diri lagi pada lingkungan permainan. "Kalau kami ya ikut manajemen saja. Tapi yang pasti pengaruhnya adalah faktor nonteknis juga ada," pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
Pro-Kontra Charly Sebagai...
Pro-Kontra Charly Sebagai Duta Pendidikan
Pro Arie Kriting soal...
Pro Arie Kriting soal Duta PON XX, Dian Sastrowardoyo: Waktunya Saudara Papua Terwakili
Dubes RI untuk AS Rosan...
Dubes RI untuk AS Rosan Roeslani Terima Penghargaan Henry G Bennet Award
Presiden Jokowi Lantik...
Presiden Jokowi Lantik 12 Duta Besar RI
Dituduh Mata-mata, Iran...
Dituduh Mata-mata, Iran Tahan Wakil Duta Besar Inggris di Teheran
Kementan Perkuat Resonansi...
Kementan Perkuat Resonansi Duta Petani Millenial dan Duta Petani Andalan
Berita Terkini
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
4 jam yang lalu
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
5 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
5 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
14 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
14 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
14 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved