Ditembak polisi karena merampok, jenazah Marangin sudah terbang ke Medan
Minggu, 01 Desember 2013 - 16:40 WIB
Ditembak polisi karena merampok, jenazah Marangin sudah terbang ke Medan
A
A
A
Sindonews.com - Jenazah Marangin Marbun, petinju nasional yang saat ini masih menyandang sabuk juara nasional kelas bantam KTPI (Komisi Tinju Profesional Indonesia) yang tewas ditembak polisi, telah dibawa keluarga ke Medan.
"Untuk tersangka yang tertembak (Marangin Marbun) sudah dibawa ke Medan, siang tadi, Minggu (1/12/2013) untuk dimakamkan di sana," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Minggu (1/12/2013).
Petinju nasional tersebut tewas ditembak polisi saat membawa lari sepeda motor hasil rampokannya. Peristiwa itu terjadi saat korban perampokkan Marjaya (32), dalam perjalanan pulang memancing sedang mengendarai sepeda motor Yamah Mio. Ketika berada di jalan Hasim Ashari, Gang Jambu, Kelurahan Kenanga, Cipondok, Sabtu (30/11/2013) pukul 02.00 dini hari, motor Marjaya dipepet sebuah sepeda motor. Kemudian pelaku menendang korban hingga jatuh.
Tersangka pelaku perampokan yang terdiri dari dua orang yang identitasnya adalah Marangin Marbun dan Barita Lumban Gaol, langsung memukul Marjaya yang sudah tidak berdaya karena terjatuh dari motor.
Pelaku memukul korban. Ketika pelaku akan mengambil sepeda korban, korban berteriak rampok. Pada saat yang bersamaan kendaraan patroli Polsek Cipondok melintas.
Marangin pun mencoba melarikan diri dengan sepeda motor curian, Ia mencoba melakukan perlawanan dengan menabrak anggota patroli yang mencoba menghadangnya.
Kemudian pelaku ditembak anggota polisi yang sedang berpatroli tersebut. Tembakan polisi tersebut mengenai tengkuk pelaku. Marangin pun tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
"Untuk tersangka yang tertembak (Marangin Marbun) sudah dibawa ke Medan, siang tadi, Minggu (1/12/2013) untuk dimakamkan di sana," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Minggu (1/12/2013).
Petinju nasional tersebut tewas ditembak polisi saat membawa lari sepeda motor hasil rampokannya. Peristiwa itu terjadi saat korban perampokkan Marjaya (32), dalam perjalanan pulang memancing sedang mengendarai sepeda motor Yamah Mio. Ketika berada di jalan Hasim Ashari, Gang Jambu, Kelurahan Kenanga, Cipondok, Sabtu (30/11/2013) pukul 02.00 dini hari, motor Marjaya dipepet sebuah sepeda motor. Kemudian pelaku menendang korban hingga jatuh.
Tersangka pelaku perampokan yang terdiri dari dua orang yang identitasnya adalah Marangin Marbun dan Barita Lumban Gaol, langsung memukul Marjaya yang sudah tidak berdaya karena terjatuh dari motor.
Pelaku memukul korban. Ketika pelaku akan mengambil sepeda korban, korban berteriak rampok. Pada saat yang bersamaan kendaraan patroli Polsek Cipondok melintas.
Marangin pun mencoba melarikan diri dengan sepeda motor curian, Ia mencoba melakukan perlawanan dengan menabrak anggota patroli yang mencoba menghadangnya.
Kemudian pelaku ditembak anggota polisi yang sedang berpatroli tersebut. Tembakan polisi tersebut mengenai tengkuk pelaku. Marangin pun tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
(aww)