Maria Kristin : Aprilia dan Bellaetrix berpeluang raih emas

Senin, 09 Desember 2013 - 20:26 WIB
Maria Kristin : Aprilia...
Maria Kristin : Aprilia dan Bellaetrix berpeluang raih emas
A A A
Sindonews.com - Sekitar enam tahun tunggal putri Indonesia tak mampu memperoleh medali emas di ajang SEA Games. Terakhir saat SEA Games berlangsung di Thailand pada tahun 2007, Indonesia membawa pulang medali emas melalui Maria Kristin Yulianti.

Maria yang kini telah gantung raket dan menjadi pelatih di klub asalnya, PB Djarum, mengatakan bahwa dirinya tetap optimis dengan tim tunggal putri Indonesia di SEA Games ke-27 ini. Meskipun diatas kertas tunggal putri Thailand menjadi lawan terkuat yang tak mudah dikalahkan, di mata Maria, Aprilia Yuswandari dan Bellaetrix Manuputty masih punya peluang.

“Sebenarnya saat ini yang terkuat adalah tim putri Thailand. Meski agak berat, namun peluang itu pasti ada. Segalanya masih mungkin terjadi,” ucap Maria yang juga peraih medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008.

“Kalau Busanan (Ongbumrungpan) dan Nitchaon (Jindapon) yang diturunkan, maka Aprilia dan Bellaetrix peluang menang lebih besar, jika dibandingkan harus berhadapan dengan Ratchanok Intanon yang kini sedang bagus penampilannya,” lanjut Maria.

Maria juga mengungkapkan bahwa kualitas permainan Aprilia dan Bellaetrix juga tak kalah bagus dengan putri-putri Thailand.

“Kalau dari kualitas tidak kalah kok. Terbukti pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, pertarungan melawan wakil Thailand sering berlangsung sengit. Berarti sebenarnya mereka punya kemampuan yang sama,” ucap Maria.

Sedangkan tunggal putri atas nama Adriyanti Firdasari yang merupakan peraih emas di SEA Games Filipina tahun 2005, juga gagal meraih suksesnya di SEA Games 2011 yang berlangsung di Indonesia. Kala itu di partai final, Firda dikalahkan oleh Fu Mingtian (Singapura) lewat pertandingan dramatis, 21-14, 12-21, 20-22.

Berikut daftar pebulutangkis tunggal putri Indonesia yang pernah meraih medali emas di SEA Games :

2007 Maria Kristin Yulianti
2005 Adriyanti Firdasari
1999 Cindana Hartono Kusuma
1997 Mia Audina
1995 Susy Susanti
1993 Sarwendah Kusumawardhani
1991 Susy Susanti
1989 Susy Susanti
1987 Elizabeth Latief
1985 Elizabeth Latief
1983 Ivana Lie
1981 Verawaty Fajrin
1979 Ivana Lie
(aww)
Berita Terkait
Dewa Sport Badminton...
Dewa Sport Badminton Hall Hadir di Gowa, Mulai Beroperasi 6 Mei
Sukses Digelar, AQUA...
Sukses Digelar, AQUA Yonex Sunrise Dukung Lahirnya Atlet Bulu Tangkis Indonesia
AQUA Elektronik Dorong...
AQUA Elektronik Dorong Regenerasi Atlet Muda Lewat AQUA Yonex Sunrise Kejurkot PBSI Jakarta Selatan 2025
Atlet Bulutangkis Asal...
Atlet Bulutangkis Asal Gowa Juara Yonex Slovenia International 2021
Ketua PBSI Enrekang...
Ketua PBSI Enrekang Apresiasi Pembinaan Atlet Bulutangkis
Profil Aurum Oktavia...
Profil Aurum Oktavia Winata, Kekasih Bagas Maulana Pemain Orleans Masters 2023
Berita Terkini
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
52 menit yang lalu
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
3 jam yang lalu
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
3 jam yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
5 jam yang lalu
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
6 jam yang lalu
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved