Pede lewati verifikasi, Persiba target tidak degradasi
Selasa, 10 Desember 2013 - 15:41 WIB
Pede lewati verifikasi, Persiba target tidak degradasi
A
A
A
Sindonews.com - Persiba Bantul tidak mau memikirkan kemungkinan terburuknya dalam pengumuman hasil verifikasi. Klub berjuluk Laskar Sultan Agung itu pun sudah mematok target tidak terdegradasi di kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada musim 2014.
Direktur PT Bantul Utama Jaya, perseroan yang menaungi Persiba, Hanung Raharja mengatakan, pihaknya sejauh ini hanya berkonsentrasi saja pada bagaimana untuk bisa ikut dalam kompetisi ISL. Dia yakin, timnya bisa mendapatkan hasil yang terbaik dalam verifikasi yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). ''Kemungkinan terburuk tidak ada. Pasti yang terbaik,” katanya, Selasa (10/12).
Sebab, dalam persiapannya, Persiba Bantul sendiri sudah dirasa cukup memadai. Seperti, dari segi administrasi, pihaknya sudah melengkapi berkasnya. Meski, ada salah staunya yang belum terpenuhi. Yaitu, daftar nama manajemen maupun pelatih. Sebab, pembentukannya baru akan dilakukan setelah diterimanya hasil verifikasi.
Kemudian, masalah infrastruktur, yaitu Stadion Sultan Agung, yang merupakan markas kebesarannya, dirasa tidak ada masalah. Mengenai supporting, pihaknya juga sudah mendaftarkan Protaba dan Diklat Bantul, tim di bawah naungan Pengcab PSSI Bantul, yang dipersiapkan untuk regenerasi pemainnya.
Sementara, segi legalitasnya tidak ada masalah. Persiba sudah memiliki PT yang menaunginya. Mengenai finansial, untuk mengikuti kompetisi selama satu musim ke depan. Saat ini pihaknya juga dalam proses komunikasi dengan empat calon sponsor. “Ini, kita masih berkomunikasi,” tuturnya.
Hal yang sama juga dikatakan Manajer Persiba Bantul musim lalu, Bagus Nur Edy Wijaya. Ia tidak bisa berpikir bagaimana jika timnya tidak lolos dalam verifikasi. ''Kita belum menerima hasilnya. Tidak bisa berpikir seperti itu (tidak lolos). Harus positif,” ucapnya.
Pengumuman verifikasi tersebut, rencananya akan dilakukan pada Selasa (10/12) sore, di Jakarta. Tujuh klub dari IPL yang diverifikasi diantaranya, Persiba Bantul, Persepar Palangkaraya, Perseman Manokwari, Semen Padang, Pro Duta, Persijap Jepara, dan PSM Makasar.
Dari ke tujuh klub tersebut, hanya akan diambil empat dan nantinya digabungkan dengan 18 tim yang musim lalu telah berlaga di ISL. Nantinya, akan ada 22 klub di kompetisi ISL musim 2014.
Setelah hasilnya keluar, kemudian Persiba Bantul segera melakukan pembentukan manajemen terlebih dahulu. Disusul penyusunan komposisi pemain yang akan diturunkan dalam kompetisi.
Ditargetkan, tim sudah terbentuk sebelum 20 Desember mendatang. Sejauh ini, dalam persiapan tim, Persiba baru melakukan komunikasi terhadap dua pemain. Yaitu, Emanuel Anthony Linkers dan Herman Dzumafo.
Ketua Umum Persiba Bantul Idham Samawi menambahkan, dengan modal yang masih minim saat ini, dia menargetkan tim kebanggaan warga Bantul tetap bisa bertahan di kompetisi ISL. Minimal, nantinya bisa di peringkat 14 atau di tengah-tengahnya. ''Target kita tidak degradasi saja,” ucapnya.
Direktur PT Bantul Utama Jaya, perseroan yang menaungi Persiba, Hanung Raharja mengatakan, pihaknya sejauh ini hanya berkonsentrasi saja pada bagaimana untuk bisa ikut dalam kompetisi ISL. Dia yakin, timnya bisa mendapatkan hasil yang terbaik dalam verifikasi yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). ''Kemungkinan terburuk tidak ada. Pasti yang terbaik,” katanya, Selasa (10/12).
Sebab, dalam persiapannya, Persiba Bantul sendiri sudah dirasa cukup memadai. Seperti, dari segi administrasi, pihaknya sudah melengkapi berkasnya. Meski, ada salah staunya yang belum terpenuhi. Yaitu, daftar nama manajemen maupun pelatih. Sebab, pembentukannya baru akan dilakukan setelah diterimanya hasil verifikasi.
Kemudian, masalah infrastruktur, yaitu Stadion Sultan Agung, yang merupakan markas kebesarannya, dirasa tidak ada masalah. Mengenai supporting, pihaknya juga sudah mendaftarkan Protaba dan Diklat Bantul, tim di bawah naungan Pengcab PSSI Bantul, yang dipersiapkan untuk regenerasi pemainnya.
Sementara, segi legalitasnya tidak ada masalah. Persiba sudah memiliki PT yang menaunginya. Mengenai finansial, untuk mengikuti kompetisi selama satu musim ke depan. Saat ini pihaknya juga dalam proses komunikasi dengan empat calon sponsor. “Ini, kita masih berkomunikasi,” tuturnya.
Hal yang sama juga dikatakan Manajer Persiba Bantul musim lalu, Bagus Nur Edy Wijaya. Ia tidak bisa berpikir bagaimana jika timnya tidak lolos dalam verifikasi. ''Kita belum menerima hasilnya. Tidak bisa berpikir seperti itu (tidak lolos). Harus positif,” ucapnya.
Pengumuman verifikasi tersebut, rencananya akan dilakukan pada Selasa (10/12) sore, di Jakarta. Tujuh klub dari IPL yang diverifikasi diantaranya, Persiba Bantul, Persepar Palangkaraya, Perseman Manokwari, Semen Padang, Pro Duta, Persijap Jepara, dan PSM Makasar.
Dari ke tujuh klub tersebut, hanya akan diambil empat dan nantinya digabungkan dengan 18 tim yang musim lalu telah berlaga di ISL. Nantinya, akan ada 22 klub di kompetisi ISL musim 2014.
Setelah hasilnya keluar, kemudian Persiba Bantul segera melakukan pembentukan manajemen terlebih dahulu. Disusul penyusunan komposisi pemain yang akan diturunkan dalam kompetisi.
Ditargetkan, tim sudah terbentuk sebelum 20 Desember mendatang. Sejauh ini, dalam persiapan tim, Persiba baru melakukan komunikasi terhadap dua pemain. Yaitu, Emanuel Anthony Linkers dan Herman Dzumafo.
Ketua Umum Persiba Bantul Idham Samawi menambahkan, dengan modal yang masih minim saat ini, dia menargetkan tim kebanggaan warga Bantul tetap bisa bertahan di kompetisi ISL. Minimal, nantinya bisa di peringkat 14 atau di tengah-tengahnya. ''Target kita tidak degradasi saja,” ucapnya.
(aww)