Laudrup buru kiper baru bulan depan
Rabu, 11 Desember 2013 - 03:24 WIB
Laudrup buru kiper baru bulan depan
A
A
A
Sindonews.com - Tim Liga Premier Inggris, Swansea City, tampaknya akan berburu penjaga gawang anyar bulan depan, setelah sang pelatih, Michael Laudrup, mengatakan bahwa Michel Vorm kemungkinan akan menjalani operasi lutut.
Vorm terpaksa diparkir ketika Swansea bermain imbang 1-1 dengan Hull City, akhir pekan lalu. Pemain internasional Belanda itu terus berjuang dengan masalah yang telah mengganggunya musim ini.
Saat Vorm absen, pelapisnya, Gerhard Tremmel, mampu membuktikan diri. Kendati demikian, Laudrup masih was-was dengan kiper ketiganya yang masih berusia 18 tahun, Gregor Zabret, yang akan menjadi cadangan Tremmel.
Pelatih asal Denmark itu pun mencoba untuk mencari kiper baru pada bursa transfer bulan depan, ketika Vorm tengah berurusan dengan pisau bedah. "Lutut Michel bengkak lagi dan suatu hari nanti saya pikir dia perlu menjalani operasi," ucap Laudrup, dikutip Soccer Way.
"Dia memainkan permainan dan kemudian kami tidak tahu apa yang akan terjadi padanya di hari berikutnya," ujarnya lagi. "Itu tergantung ketika kami sukses melakukan operasi, tapi kami tidak bisa memiliki hanya Gerhard dan pemain remaja sebagai back-up. Itu terlalu berisiko."
Vorm terpaksa diparkir ketika Swansea bermain imbang 1-1 dengan Hull City, akhir pekan lalu. Pemain internasional Belanda itu terus berjuang dengan masalah yang telah mengganggunya musim ini.
Saat Vorm absen, pelapisnya, Gerhard Tremmel, mampu membuktikan diri. Kendati demikian, Laudrup masih was-was dengan kiper ketiganya yang masih berusia 18 tahun, Gregor Zabret, yang akan menjadi cadangan Tremmel.
Pelatih asal Denmark itu pun mencoba untuk mencari kiper baru pada bursa transfer bulan depan, ketika Vorm tengah berurusan dengan pisau bedah. "Lutut Michel bengkak lagi dan suatu hari nanti saya pikir dia perlu menjalani operasi," ucap Laudrup, dikutip Soccer Way.
"Dia memainkan permainan dan kemudian kami tidak tahu apa yang akan terjadi padanya di hari berikutnya," ujarnya lagi. "Itu tergantung ketika kami sukses melakukan operasi, tapi kami tidak bisa memiliki hanya Gerhard dan pemain remaja sebagai back-up. Itu terlalu berisiko."
(nug)