Taktik Milan buat De Boer meradang
Kamis, 12 Desember 2013 - 09:25 WIB
Taktik Milan buat De Boer meradang
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Ajax Amsterdam Frank de Boer menuduh AC Milan banyak membuang waktu ketika bermain imbang 0-0 dalam lanjutan Liga Champions dini hari tadi WIB.
Hasil imbang itu membuat Ajax tersingkir. Dan De Boer menilai Milan telah menerapkan taktik permainan anti-sepak bolal.
“UEFA selalu berbicara tentang rasa hormat, tetapi jika bahkan ballboys tidak memberikan kami bola jika kita sedang terburu-buru . Mereka menghentikan pertandingan selama 20 menit , tapi ada hanya lima menit perpanjangan waktu. Ini memalukan ,” kata de Boer dengan nada meradang kepada NOS .
Milan sempat bermain dengan 10 pemain setelah Riccardo Montolivo mendapat kartu merah. Dan sejak itu Ajax dikatakan De Boer mampu mendominasi permanian. Tapi sayangnya mereka gagal mencetak satu gol pun.
“Itu agak sulit setelah kartu merah. Kami harus mencari cara bermain. Kami membutuhkan sedikit keberuntungan, tapi kami tidak mendapatkannya. Kami memiliki beberapa peluang, tapi sayangnya anti - sepak bola menang hari ini,“ katanya .
“Milan memainkan pertandingan mereka dengan 10 pemain terhadap kotak mereka sendiri . Saya bangga dengan pemain saya dan bagaimana mereka berjuang. Kami merasa bermain di teater, termasuk dengan semua trik dari Milan ini.”
Hasil imbang ini membuat Ajax finis di peringkat ketiga Grup H dan memastikan mereka terlempar ke Liga Europa.
Hasil imbang itu membuat Ajax tersingkir. Dan De Boer menilai Milan telah menerapkan taktik permainan anti-sepak bolal.
“UEFA selalu berbicara tentang rasa hormat, tetapi jika bahkan ballboys tidak memberikan kami bola jika kita sedang terburu-buru . Mereka menghentikan pertandingan selama 20 menit , tapi ada hanya lima menit perpanjangan waktu. Ini memalukan ,” kata de Boer dengan nada meradang kepada NOS .
Milan sempat bermain dengan 10 pemain setelah Riccardo Montolivo mendapat kartu merah. Dan sejak itu Ajax dikatakan De Boer mampu mendominasi permanian. Tapi sayangnya mereka gagal mencetak satu gol pun.
“Itu agak sulit setelah kartu merah. Kami harus mencari cara bermain. Kami membutuhkan sedikit keberuntungan, tapi kami tidak mendapatkannya. Kami memiliki beberapa peluang, tapi sayangnya anti - sepak bola menang hari ini,“ katanya .
“Milan memainkan pertandingan mereka dengan 10 pemain terhadap kotak mereka sendiri . Saya bangga dengan pemain saya dan bagaimana mereka berjuang. Kami merasa bermain di teater, termasuk dengan semua trik dari Milan ini.”
Hasil imbang ini membuat Ajax finis di peringkat ketiga Grup H dan memastikan mereka terlempar ke Liga Europa.
(irc)