Firdasari juara saat lututnya cedera
Minggu, 15 Desember 2013 - 20:52 WIB
Firdasari juara saat lututnya cedera
A
A
A
Sindonews.com - Tampil di ajang Pertamina Open 2013, Adriyanti Firdasari, yang merupakan atlet pelatnas Cipayung, tampil mengesankan dengan menjadu juara pada nomor tunggal putri kendati lutut kirinya masih dibalut cedera.
Pada babak final, Firdasari berhadapan dengan pebulutangkis asal klub SGS PLN Bandung, Elizabeth Purwaningtyas, straight game 21-16 dan 21-14, yang berlangsung di lapangan bulutangkis Asia Afrika, Jakarta, Minggu (15/12).
""Saya sangat senang dan gembira sekaligus menjadi penyemangat bagi saya untuk jadi yang terbaik pada tiga bulan awal 2014," ucap Firdasari, yang bermain di partai final usai menundukkan pemain asal klub Pertamina Indonesia, Ganis Nurrahmandani, 21-10 21-14 pada Sabtu (14/12) lalu.
Pemain yang kini menginjak usia 26 tahun ini berharap rasa sakit pada kakinya dapat sembuh dalam waktu yang cepat, agar mampu kembali melakukan latihan untuk mempersiapkan diri pada pertandingan-pertandingan yang akan dihadapinya pada tahun 2014 nanti.
"Sejak kemarin lutut kiri saya sakit. Hari ini partai final, saya paksakan untuk bermain, alhamdulillah menang. Saya juga berharap cedera ini cepat berlalu, saya ingin kembali berpartisipasi menorehkan prestasi bagi Indonesia di kancah internasional pada tahun depan," tandas Firdasari.
Atas kemenangan ini, peraih medali emas tunggal putri SEA Games XIII tahun 2005 ini, berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp12,5 juta.
Pada babak final, Firdasari berhadapan dengan pebulutangkis asal klub SGS PLN Bandung, Elizabeth Purwaningtyas, straight game 21-16 dan 21-14, yang berlangsung di lapangan bulutangkis Asia Afrika, Jakarta, Minggu (15/12).
""Saya sangat senang dan gembira sekaligus menjadi penyemangat bagi saya untuk jadi yang terbaik pada tiga bulan awal 2014," ucap Firdasari, yang bermain di partai final usai menundukkan pemain asal klub Pertamina Indonesia, Ganis Nurrahmandani, 21-10 21-14 pada Sabtu (14/12) lalu.
Pemain yang kini menginjak usia 26 tahun ini berharap rasa sakit pada kakinya dapat sembuh dalam waktu yang cepat, agar mampu kembali melakukan latihan untuk mempersiapkan diri pada pertandingan-pertandingan yang akan dihadapinya pada tahun 2014 nanti.
"Sejak kemarin lutut kiri saya sakit. Hari ini partai final, saya paksakan untuk bermain, alhamdulillah menang. Saya juga berharap cedera ini cepat berlalu, saya ingin kembali berpartisipasi menorehkan prestasi bagi Indonesia di kancah internasional pada tahun depan," tandas Firdasari.
Atas kemenangan ini, peraih medali emas tunggal putri SEA Games XIII tahun 2005 ini, berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp12,5 juta.
(aww)