Tekuk PSM, Persegres selangkah lagi ke semifinal
Rabu, 18 Desember 2013 - 21:16 WIB
Tekuk PSM, Persegres selangkah lagi ke semifinal
A
A
A
Sindonews.com - Persegres Gresik United menginjakkan satu kakinya di semifinal East Java Tournament 2013 usai mengalahkan PSM Makassar di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (18/12) sore tadi. Skuat Persegres membawa tiga poin lewat kemenangan tipis 1-0 yang ditentukan oleh striker Pape Ndiaye pada menit 34.
Persegres tinggal menunggu pertandingan terakhir Grup C antara Persela Lamongan kontra PSM Makassar pada Jumat (20/12). Persela membutuhkan kemenangan minimal dua gol untuk bisa mengangkangi Persegres yang kini berada di urutan teratas klasemen dengan koleksi empat poin.
Tapi, sekalipun tuan rumah Persela nanti mampu menang besar atas PSM dan lolos sebagai juara grup, Persegres tetap berpotensi melaju sebagai runner up terbaik. Koleksi empat angka bakal tetap menjadi poin terbesar dibanding kemungkinan perolehan runner up di grup lain, mengingat masing-masing grup hanya menyisakan satu pertandingan.
Pertemuan antara Persegres dan PSM sempat diwarnai penundaan karena hujan deras dan lapangan banjir. Panitia harus bekerja keras menguras permukaan lapangan yang dipenuhi air. Kondisi lapangan ini juga sangat berpengaruh terhadap jalannya pertandingan yang menjadi kurang menarik.
Kedua tim dipaksa bermain dengan bola panjang untuk menghindari genangan air yang tersisa. Tak heran jika Persegres dan PSM gagal menunjukkan performa terbaiknya karena bola kerapkali harus gagal menemui sasaran karena terhenti air. Namun Persegres tampaknya lebih beruntung sore itu.
Sundulan Pape Ndiaye menyambut sodoran Shohei Matsunaga dari tendangan bebas berhasil meluncur ke dalam gawang PSM. Skema gol seperti inilah yang sangat dibutuhkan mengingat umpan datar macet total karena kondisi lapangan yang berat. PSM sendiri memperlihatkan mereka sebenarnya tak pantas kalah.
Serangan yang dilancarkan Ponaryo Astaman sering membuat kiper Persegres Sukasto Efendi jatuh bangun. Mantan kiper Persema Malang tersebut pantas menjadi man of the match karena sukses mencatat clean sheet dibawah gempuran lawan yang mencatat sekurangnya enam peluang cantik.
Walau gagal mewujudkan angka di laga perdana, tim asal Sulawesi Selatan bakal menjadi ujian serius bagi Persela Lamongan di laga berikutnya. PSM cukup mampu mengoptimalkan potensi pemain kawakan macam Budi Sudarsono dan Ponaryo Astaman. Mereka sudah menunjukkan daya saingnya walau kondisi lapangan tak mendukung.
"Terima kasih kepada tim yang telah berjuang keras untuk memenangkan pertandingan. Jujur saja bertanding di lapangan seperti itu sangat berat. Stamina cepat terkuras dan tentunya juga membutuhkan kesabaran. Tapi saya senang tim bisa mencetak gol dan bertahan dengan baik," ucap Agus Yuwono, Pelatih Persegres.
Berikut Klasemen sementara East Java Tournament 2013:
Grup A
Persib Bandung 1 1 0 0 2-1 3
Persebaya 1 0 1 0-0 1
Persepam 2 0 1 1-2 1
Grup B
Arema Cronous 1 1 0 0 3-1 3
Sriwijaya FC 2 1 0 1 2-3 3
Persik Kediri 1 0 0 1 0-1 0
Grup C
Persegres GU 2 1 1 0 3-2 4
Persela Lamongan 1 0 1 0 2-2 1
PSM Makassar 1 0 0 1 0-1 0
Persegres tinggal menunggu pertandingan terakhir Grup C antara Persela Lamongan kontra PSM Makassar pada Jumat (20/12). Persela membutuhkan kemenangan minimal dua gol untuk bisa mengangkangi Persegres yang kini berada di urutan teratas klasemen dengan koleksi empat poin.
Tapi, sekalipun tuan rumah Persela nanti mampu menang besar atas PSM dan lolos sebagai juara grup, Persegres tetap berpotensi melaju sebagai runner up terbaik. Koleksi empat angka bakal tetap menjadi poin terbesar dibanding kemungkinan perolehan runner up di grup lain, mengingat masing-masing grup hanya menyisakan satu pertandingan.
Pertemuan antara Persegres dan PSM sempat diwarnai penundaan karena hujan deras dan lapangan banjir. Panitia harus bekerja keras menguras permukaan lapangan yang dipenuhi air. Kondisi lapangan ini juga sangat berpengaruh terhadap jalannya pertandingan yang menjadi kurang menarik.
Kedua tim dipaksa bermain dengan bola panjang untuk menghindari genangan air yang tersisa. Tak heran jika Persegres dan PSM gagal menunjukkan performa terbaiknya karena bola kerapkali harus gagal menemui sasaran karena terhenti air. Namun Persegres tampaknya lebih beruntung sore itu.
Sundulan Pape Ndiaye menyambut sodoran Shohei Matsunaga dari tendangan bebas berhasil meluncur ke dalam gawang PSM. Skema gol seperti inilah yang sangat dibutuhkan mengingat umpan datar macet total karena kondisi lapangan yang berat. PSM sendiri memperlihatkan mereka sebenarnya tak pantas kalah.
Serangan yang dilancarkan Ponaryo Astaman sering membuat kiper Persegres Sukasto Efendi jatuh bangun. Mantan kiper Persema Malang tersebut pantas menjadi man of the match karena sukses mencatat clean sheet dibawah gempuran lawan yang mencatat sekurangnya enam peluang cantik.
Walau gagal mewujudkan angka di laga perdana, tim asal Sulawesi Selatan bakal menjadi ujian serius bagi Persela Lamongan di laga berikutnya. PSM cukup mampu mengoptimalkan potensi pemain kawakan macam Budi Sudarsono dan Ponaryo Astaman. Mereka sudah menunjukkan daya saingnya walau kondisi lapangan tak mendukung.
"Terima kasih kepada tim yang telah berjuang keras untuk memenangkan pertandingan. Jujur saja bertanding di lapangan seperti itu sangat berat. Stamina cepat terkuras dan tentunya juga membutuhkan kesabaran. Tapi saya senang tim bisa mencetak gol dan bertahan dengan baik," ucap Agus Yuwono, Pelatih Persegres.
Berikut Klasemen sementara East Java Tournament 2013:
Grup A
Persib Bandung 1 1 0 0 2-1 3
Persebaya 1 0 1 0-0 1
Persepam 2 0 1 1-2 1
Grup B
Arema Cronous 1 1 0 0 3-1 3
Sriwijaya FC 2 1 0 1 2-3 3
Persik Kediri 1 0 0 1 0-1 0
Grup C
Persegres GU 2 1 1 0 3-2 4
Persela Lamongan 1 0 1 0 2-2 1
PSM Makassar 1 0 0 1 0-1 0
(akr)