Murray kerja keras di tahun 2014
Selasa, 24 Desember 2013 - 15:08 WIB
Murray kerja keras di tahun 2014
A
A
A
Sindonews.com - Usai menyabet gelar Wimbledon 2013, Andy Murray serius untuk membidik Grand Slam 2014. Untuk itu, ia sibuk mempersiapkan diri di Florida bersama pelatihnya Ivan Lendl.
Petenis yang menginjak usia 26 tahun ini, sepanjang kariernya mengalami jatuh bangun, seperti halnya saat ia gagal di final US Open pada tahun 2012 lalu.
Murray kemudian bangkit di Wimbledon. Prestasi itu juga yang kemudian membuat ia menerima gelar BBC Sports Personality of the Year. Seriusnya Murray dalam mempersiapkan diri, dia tak hadir pada acara anugerah tersebut
Hal ini terpaksa diambil Murray karena ia sama sekali tak ingin mem-break latihannya lantaran hadir dalam acara tersebut. Karena ia tahu tak mudah baginya untuk merebut gelar Grand Slam.
“Saya ingin coba memenangkan gelar sebanyak mungkin pada tahun depan. Saya sudah kehilangan banyak waktu di pertandingan-pertandingan besar, sesuatu yang tak ingin saya ulangi lagi pada tahun 2014,” kicau Murray yang dirilis Sky Sports,Selasa (24/12).
“Musim depan, saya tak mau lagi kehilangan empat gelar Grand Slam sekaligus. Itu mengerikan,” lanjutnya.
Murray bertekad menghindari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukannya. Kali ini, katanya, ia boleh kalah di turnamen-turnamen penting, namun tidak dengan Grand Slam. Karena itu, dari empat gelar Grand Slam musim depan, ia setidaknya menginginkan satu atau dua gelar, untuk menambah koleksi Grand Slam Wimbledon yang sudah direbutnya.
Petenis yang menginjak usia 26 tahun ini, sepanjang kariernya mengalami jatuh bangun, seperti halnya saat ia gagal di final US Open pada tahun 2012 lalu.
Murray kemudian bangkit di Wimbledon. Prestasi itu juga yang kemudian membuat ia menerima gelar BBC Sports Personality of the Year. Seriusnya Murray dalam mempersiapkan diri, dia tak hadir pada acara anugerah tersebut
Hal ini terpaksa diambil Murray karena ia sama sekali tak ingin mem-break latihannya lantaran hadir dalam acara tersebut. Karena ia tahu tak mudah baginya untuk merebut gelar Grand Slam.
“Saya ingin coba memenangkan gelar sebanyak mungkin pada tahun depan. Saya sudah kehilangan banyak waktu di pertandingan-pertandingan besar, sesuatu yang tak ingin saya ulangi lagi pada tahun 2014,” kicau Murray yang dirilis Sky Sports,Selasa (24/12).
“Musim depan, saya tak mau lagi kehilangan empat gelar Grand Slam sekaligus. Itu mengerikan,” lanjutnya.
Murray bertekad menghindari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukannya. Kali ini, katanya, ia boleh kalah di turnamen-turnamen penting, namun tidak dengan Grand Slam. Karena itu, dari empat gelar Grand Slam musim depan, ia setidaknya menginginkan satu atau dua gelar, untuk menambah koleksi Grand Slam Wimbledon yang sudah direbutnya.
(aww)