Dua wilayah menguntungkan, final seperti era Perserikatan

Kamis, 26 Desember 2013 - 12:50 WIB
Dua wilayah menguntungkan,...
Dua wilayah menguntungkan, final seperti era Perserikatan
A A A
Sindonews.com - Pelatih Persib Bandung, Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman menyambut baik keputusan PSSI yang menetapkan Indonesia Super League (ISL) 2014 digelar dua wilayah. Menurutnya, keberadaan pertandingan final sebagai penentu gelar juara dalam sistem kompetisi ini, menambah daya tarik perhelatan liga musim depan.
Sejak awal, Persib memang tidak mempermasalahkan format kompetisi, apakah satu atau dibagi dua wilayah. Tim kebanggaan warga Bandung dan Jawa Barat ini mengaku siap menghadapi semua kebijakan PSSI, karena kedua opsi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

''Format dua wilayah sebenarnya sudah kami prediksi jauh sebelum PSSI memutuskan. Jadi kami tidak masalah dengan kebijakan itu karena sudah menyiapkannya,” ucap Djanur.

Pelatih berdarah Sunda ini mengakui, format dua wilayah merupakan solusi terbaik mengingat jumlah peserta yang membengkak. Menurutnya, kompetisi-kompetisi sepak bola di negara lain pun tidak ada yang menembus nominal 22 tim.

Penggunaan sistem kandang-tandang hingga pertandingan final juga dianggap sebagai langkah positif. Saat format dua wilayah membuat jumlah pertandingan merosot drastis, sistem tersebut menjadikan jumlah laga yang dilakoni tiap tim kembali ke batas normal.

Musim depan, setiap tim akan melakoni dua puluh pertandingan selama fase grup. Empat tim teratas di klasemen tiap grup lolos ke babak delapan besar, untuk selanjutnya berebut tiket semi final dan babak final. Tim yang lolos hingga partai puncak, total akan melakoni 26 pertandingan. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan ISL musim lalu, dimana setiap peserta harus menjalani 34 pertandingan sepanjang kompetisi.

''Pemilihan format ini saya rasa cukup fair. Adanya home and away hingga final mungkin untuk menjaga jumlah pertandingan agar tetap ideal, tidak terlalu sedikit,” kata Djanur.

Keuntungan lain dai kompetisi dua wilayah, sebutnya, tim bisa menghemat energi agar tampil maksimal di setiap pertandingan. Hal ini mengingat laga tandang yang dilakoni tidak membutuhkan perjalanan terlalu jauh. Namun, Djanur menampik jika kompetisi musim depan akan lebih mudah dijalani.

''Lebih ringan atau lebih berat itu relatif. Tapi setidaknya kami tidak usah tandang ke Indonesia timur. Jujur saja laga tandang ke timur sangat melelahkan. Selain itu, faktor nonteknisnya sangat kuat. Tandang jauh baru akan terjadi jika bertemu tim timur selepas fase grup,” tutur mantan pelatih Pelita Jaya U21 ini.

Djanur berharap, kebijakan federasi terkait kompetisi musim depan membawa perubahan positif bagi persepakbolaan Tanah Air. Setidaknya, persaingan antartim akan lebih terbuka, terutama saat memasuki fase knock out.

''Secara keseluruhan sepertinya akan lebih ramai, soalnya ada babak final walaupun kandang-tandang. Jadi sedikit mengingatkan pada era Perserikatan,” pungkas Djanur.
(aww)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
38 menit yang lalu
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
1 jam yang lalu
Shuttle Open 2026 Sajikan...
Shuttle Open 2026 Sajikan Duel Para Legenda
1 jam yang lalu
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
2 jam yang lalu
Deretan Catatan Bersejarah...
Deretan Catatan Bersejarah Meksiko Usai Singkirkan Ekuador di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Meksiko Libas Ekuador...
Meksiko Libas Ekuador 2-0, El Tricolor Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved