Sistim poin ganda bukan perubahan besar

Kamis, 26 Desember 2013 - 15:19 WIB
Sistim poin ganda bukan...
Sistim poin ganda bukan perubahan besar
A A A
Sindonews.com - Presiden FIA, Jean Todt mengatakan bahwa sistim pola ganda yang akan diperkenalkan musim depan di akhir balapan Grand Prix, bukanlah merupakan suatu perubahan yang benar-benar besar.

Pekan lalu FIA mengumumkan bahwa pada Grand Prix terakhir, yaitu Abu Dhabi pada 2014 mendatang, pembalap dan tim akan menerima dua kali jumlah poin dari hasil lomba yang dilakoninya.

Sementara itu, banyak tokoh-tokoh dalam Formula 1 telah mempertanyakan aturan baru tersebut, tetapi menurut Presiden FIA Jean Todt itu bukan masalah besar.

"Banyak yang telah dikatakan oleh orang tentang aturan baru tersebut, sejujurnya itu bukanlah suatu berubahan yang besar dalam Formula 1," kata Todt yang dilansir dari suratkabar Spanyol AS.

"Saya percaya, jauh lebih penting kita membicarakan mengenai pengurangan biaya di Formula 1. Kami akan menghemat bahan bakar sebanyak 40 persen karena regulasi mesin baru," sambungnya.

"Sebuah sistem poin baru adalah perubahan sangat kecil dalam aturan yang baru ini, tidak lebih dari itu, jadi saya benar-benar tidak mengerti mengapa semua orang-orang berbicara begitu banyak tentang perubahan kecil dalam dalam olahraga ini," tandas Todt.
(aww)
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
1 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
2 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
2 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
3 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
3 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
4 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved