Persik Ringan, Persela Berat

Sabtu, 04 Januari 2014 - 14:38 WIB
Persik Ringan, Persela...
Persik Ringan, Persela Berat
A A A
Sindonews.com - Dua klub Jawa Timur yang kurang beruntung dalam aspek finansial, mengalami nasib berbeda musim ini. Persik Kediri akhirnya berada di zona 'ringan' yakni wilayah barat, sedangkan Persela Lamongan agak lebih berat karena di wilayah timur.

Persik bisa dibilang lebih ringan jika bicara geografis karena hanya akan melakoni dua laga away ke luar Jawa, yakni ke markas Sriwijaya FC dan Barito Putra. Delapan kontestan wilayah barat lainnya adalah klub-klub dari pulau Jawa. Away yang ringan bagi keuangan Persik yang cekak.

Kondisi sebaliknya dialami Persela Lamongan yang harus menghadapi banyak laga away keluar pulau. Di wilayah timur, tujuh klub berasal dari luar Jawa, yakni tiga klub asal Papua, tiga klub asal Kalimantan dan satu lagi dari Sulawesi yang diwakili PSM Makassar.

Persela sebelumnya bermimpi berada di wilayah barat agar bisa agak berhemat mengingat situasi finansial. Memang, away ke Papua yang diwakili Persipura Jayapura, Perseru Serui dan Persiram Raja Ampat, dipandang berat bagi klub-klub asal pulau Jawa.

"Bagi Persela memang berat karena wilayah timur ada tujuh klub dari luar Jawa. Terutama perjalanan ke Papua yang sangat jauh dan tentu butuh lebih banyak biaya. Kami tidak begitu gembira walau tetap menghormati keputusan pembagian wilayah," ujar Asisten Manager Persela Yuhronur Efendi.

Selain itu Persela juga dihadapkan pada tiga away ke Kalimantan kontra Mitra Kukar, Persisam Samarinda dan Persiba Balikpapan. Secara prestasi, jika melihat calon lawan sekaligus rekaman musim lalu, Persela juga kurang beruntung karena sulit meraup angka di Papua dan Kalimantan.

Berbeda dengan Persik Kediri yang bisa tersenyum karena diikutkan di wilayah barat. Paling tidak dengan keuangan yang masih kembang-kempis, kebutuhan untuk biaya away tidak semahal di wilayah timur. Manajemen Persik pun menyambut gembira pembagian wilayah tersebut.

"Kami cukup nyaman berada di wilayah barat karena didominasi klub-klub dari Jawa. Hanya ada dua away, yakni lawan Sriwijaya FC dan Barito Putra. Kami optimistis bisa melakoni semua pertandingan musim depan dengan lancar," cetus Sekretaris Persik Kediri Barnadi.

Sementara, bagi klub lain asal Jawa Timur, pembagian wilayah bukan masalah serius. Sebab secara finansial mereka cukup mapan, meliputi Arema Cronous dan Persegres Gresik United di wilayah barat, serta Persepam Madura United dan Persebaya Surabaya di wilayah timur.

Manajemen Arema Cronous tidak keberatan dimainkan di wilayah barat atau timur, walau sebenarnya lebih sreg kompetisi satu wilayah. "PSSI sudah membuat keputusan dua wilayah. Kami menyambut gembira dan tidak masalah bermain di wilayah timur atau barat," kata CEO Arema Iwan Budianto.

Diakuinya, hanya mempertandingkan 10 pertandingan tidak mendatangkan pemasukan tiket secara maksimal. Namun pihaknya akan berupaya memaksimalkan pertandingan yang ada untuk menyedot supporter Aremania sebanyak mungkin ke Stadion Kanjuruhan.

Persepam Madura United sebenarnya juga ingin berada di wilayah barat, tapi nyatanya terpilih ke bagian timur. Tapi paling tidak satu keinginan Persepam menjadi kenyataan, yakni berada satu grup dengan Persebaya Surabaya. Laga kontra Persebaya disebut sangat potensial meningkatkan penjualan tiket.
(wbs)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
3 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
4 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
4 jam yang lalu
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
4 jam yang lalu
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
5 jam yang lalu
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
10 jam yang lalu
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved