Garuda Muda tak sabar terbang ke Asian Games
Kamis, 09 Januari 2014 - 22:13 WIB
Garuda Muda tak sabar terbang ke Asian Games
A
A
A
Sindonews.com - Rencana PSSI mengirim skuad Timnas Indonesia U-23 ke Asian Games XVII/2014 di Incheon, Korea Selatan, 19 September-4 Oktober, disambut baik oleh Manahati Lestusen. Pemain belakang berusia 20 tahun yang jadi tembok Garuda Muda di SEA Games XXVII/2013 di Myanmar, itu mengaku siap jika kembali dipercaya.
"Saya sudah siap sekali untuk berlaga di ajang tersebut, jika memang nanti kembali dipanggil ke Timnas U-23 yang berlaga di ajang Asian Games. Semoga saja, semua keperluan untuk bisa berlaga bisa berjalan lancar untuk bisa berlaga di ajang tersebut," harap Manahati.
Harapan itu diungkapkan Manahati sebagai respons atas niat Pemerintah yang akan menurunkan tim di Asian Games mendatang. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Joko Driyono menyatakan, jika keikutsertaan sepak bola di ajang tersebut mendapat dukungan dari pemerintah.
Kabar skuad Garuda Muda, julukan Timnas U-23, berlaga di ajang Asian Games, menindaklanjuti keinginan Komite Olahraga Indonesia (KOI) memfasilitasi hal tersebut. Akan tetapi, bukan tanpa masalah niat KOI agar Timnas U-23 bisa berlaga di ajang tersebut.
Karena KOI sendiri mengaku dana sebesar Rp250 miliar yang disiapkan tidak akan cukup membiayai enam cabang sekaligus termasuk sepak bola. Bak gayung bersambut, PSSI pun mengaku siap mengatasi problem yang dialami KOI. PSSI menyatakan siap menggelontorkan dana untuk Timnas Indonesia U-23.
Rencananya, PSSI akan membahas masalah pendanaan dan persiapan skuad Garuda Muda dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) pada 25 Januari mendatang. Dalam rapat itu, juga akan dibahas mulai dari pelatih, biaya, hingga teknis pengiriman. PSSI mengaku siap menanggung penuh dana persiapan Timnas U-23 ke Asian Games.
"Kami diap mengirim Timnas U-23. Di rapat Exco nantinya akan juga dibahas pelatih timnas dan dana pengiriman tim. Kami siap mendanai sendiri. PSSI juga mendapat kehormatan karena pemerintah melalui KOI telah mendorong sepak bola untuk ikut berpartisipasi di Asian Games," ungkap Joko.
Sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia, Timnas Garuda sudah tampil sebanyak delapan kali. Jumlah tersebut didapat, dari 17 edisi Asian Games yang sudah berjalan sepanjang event tersebut digulirkan. Adapun prestasi tertinggi Timnas Indonesia di ajang Asian Games, sudah berlaku cukup lama. Yaitu saat mampu meraih medali perunggu di Asian Games 1958.
Sejak berkeputusan mengirimkan skuad timnas U-23 keajang Asian Games sejak tahun 2002, timnas Garuda Muda hanya tampil satu kali yaitu pada Asian Games 2006 di Qatar. Di negara tersebut, prestasi skuad Garuda Muda tidak bisa dibilang menjanjikan. Yaitu setelah hanya mampu meraih satu kali imbang dari tiga pertandingan yang dijalani.
"Saya sudah siap sekali untuk berlaga di ajang tersebut, jika memang nanti kembali dipanggil ke Timnas U-23 yang berlaga di ajang Asian Games. Semoga saja, semua keperluan untuk bisa berlaga bisa berjalan lancar untuk bisa berlaga di ajang tersebut," harap Manahati.
Harapan itu diungkapkan Manahati sebagai respons atas niat Pemerintah yang akan menurunkan tim di Asian Games mendatang. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Joko Driyono menyatakan, jika keikutsertaan sepak bola di ajang tersebut mendapat dukungan dari pemerintah.
Kabar skuad Garuda Muda, julukan Timnas U-23, berlaga di ajang Asian Games, menindaklanjuti keinginan Komite Olahraga Indonesia (KOI) memfasilitasi hal tersebut. Akan tetapi, bukan tanpa masalah niat KOI agar Timnas U-23 bisa berlaga di ajang tersebut.
Karena KOI sendiri mengaku dana sebesar Rp250 miliar yang disiapkan tidak akan cukup membiayai enam cabang sekaligus termasuk sepak bola. Bak gayung bersambut, PSSI pun mengaku siap mengatasi problem yang dialami KOI. PSSI menyatakan siap menggelontorkan dana untuk Timnas Indonesia U-23.
Rencananya, PSSI akan membahas masalah pendanaan dan persiapan skuad Garuda Muda dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) pada 25 Januari mendatang. Dalam rapat itu, juga akan dibahas mulai dari pelatih, biaya, hingga teknis pengiriman. PSSI mengaku siap menanggung penuh dana persiapan Timnas U-23 ke Asian Games.
"Kami diap mengirim Timnas U-23. Di rapat Exco nantinya akan juga dibahas pelatih timnas dan dana pengiriman tim. Kami siap mendanai sendiri. PSSI juga mendapat kehormatan karena pemerintah melalui KOI telah mendorong sepak bola untuk ikut berpartisipasi di Asian Games," ungkap Joko.
Sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia, Timnas Garuda sudah tampil sebanyak delapan kali. Jumlah tersebut didapat, dari 17 edisi Asian Games yang sudah berjalan sepanjang event tersebut digulirkan. Adapun prestasi tertinggi Timnas Indonesia di ajang Asian Games, sudah berlaku cukup lama. Yaitu saat mampu meraih medali perunggu di Asian Games 1958.
Sejak berkeputusan mengirimkan skuad timnas U-23 keajang Asian Games sejak tahun 2002, timnas Garuda Muda hanya tampil satu kali yaitu pada Asian Games 2006 di Qatar. Di negara tersebut, prestasi skuad Garuda Muda tidak bisa dibilang menjanjikan. Yaitu setelah hanya mampu meraih satu kali imbang dari tiga pertandingan yang dijalani.
(aww)