Thohir: Inter butuh 2-3 tahun lagi untuk kembali berjaya
Rabu, 15 Januari 2014 - 08:40 WIB
Thohir: Inter butuh 2-3 tahun lagi untuk kembali berjaya
A
A
A
Sindonews.com - Erick Thohir menyebut Inter Milan kini tengah dalam masa transisi. Masa-masa kelam akan dilalui La Beneamata setidaknya 2-3 tahun ke depan untuk kembali berjaya.
Usai meraih treble winner pada 2010 lalu, prestasi Inter terus merosot. Gelar Coppa Italia 2011 menjadi trofi terakhir yang masuk ke dalam lemari juara klub kota Milan ini.
Javier Zanetti dkk lebih sering berkutat di papan tengah dan belum bisa menyeimbangi kekuatan Juventus yang sedang bangkit pasca diarsetiki Antonio Conte. Musim lalu menjadi musim terburuk Inter karena hanya finis di peringkat sembilan klasemen dan tidak ikut kompetisi Eropa musim ini.
Masalah keuangan juga menjadi salah satu faktor keterpurukan Inter. Bahkan, mereka harus melepas sejumlah pemain bintang demi menghemat pengeluaran. Imbasnya kini mereka belum mendatangkan pemain-pemain top dengan harga tinggi.
Kini Inter bukan milik Massimo Moratti lagi karena sudah dijual ke Thohir, pengusaha Indonesia yang merupakan wajah baru di sepak bola Eropa dan Italia. Thohir mengaku tidak mudah membawa Nerazzurri kembali berjaya seperti beberapa tahun lalu.
"Kami sekarang sedang memasuki masa transisi," kata Thohir seperti dilansir Football Italia.
"Idealnya, rata-rata pemain harus berusia antara 24 dan 26 tahun. Ini bukan berarti tidak menghargai pahlawan treble 2010, namun jelas pemain yang lebih muda harus dimasukkan ke dalam skuat ini," sambungnya.
"Dalam skuat saat ini banyak pemain di satu posisi dan di posisi lainnya kurang. Kami butuh menyeimbangkan lini per lini, jadi tidak akan ada lagi stok pemain berlebihan di satu posisi dan sebaliknya,"
"2-3 tahun ke depan akan sulit. Kami ingin klub menjadi sehat, kami mencontoh klub Inggris, di mana mereka telah mampu mengelola pendapatan mereka sehingga dapat meningkatkan keuangan dan dengan cara ini, kami bisa membeli pemain top," pungkasnya.
Usai meraih treble winner pada 2010 lalu, prestasi Inter terus merosot. Gelar Coppa Italia 2011 menjadi trofi terakhir yang masuk ke dalam lemari juara klub kota Milan ini.
Javier Zanetti dkk lebih sering berkutat di papan tengah dan belum bisa menyeimbangi kekuatan Juventus yang sedang bangkit pasca diarsetiki Antonio Conte. Musim lalu menjadi musim terburuk Inter karena hanya finis di peringkat sembilan klasemen dan tidak ikut kompetisi Eropa musim ini.
Masalah keuangan juga menjadi salah satu faktor keterpurukan Inter. Bahkan, mereka harus melepas sejumlah pemain bintang demi menghemat pengeluaran. Imbasnya kini mereka belum mendatangkan pemain-pemain top dengan harga tinggi.
Kini Inter bukan milik Massimo Moratti lagi karena sudah dijual ke Thohir, pengusaha Indonesia yang merupakan wajah baru di sepak bola Eropa dan Italia. Thohir mengaku tidak mudah membawa Nerazzurri kembali berjaya seperti beberapa tahun lalu.
"Kami sekarang sedang memasuki masa transisi," kata Thohir seperti dilansir Football Italia.
"Idealnya, rata-rata pemain harus berusia antara 24 dan 26 tahun. Ini bukan berarti tidak menghargai pahlawan treble 2010, namun jelas pemain yang lebih muda harus dimasukkan ke dalam skuat ini," sambungnya.
"Dalam skuat saat ini banyak pemain di satu posisi dan di posisi lainnya kurang. Kami butuh menyeimbangkan lini per lini, jadi tidak akan ada lagi stok pemain berlebihan di satu posisi dan sebaliknya,"
"2-3 tahun ke depan akan sulit. Kami ingin klub menjadi sehat, kami mencontoh klub Inggris, di mana mereka telah mampu mengelola pendapatan mereka sehingga dapat meningkatkan keuangan dan dengan cara ini, kami bisa membeli pemain top," pungkasnya.
(dka)