Lolos semifinal ISL, klub digerojok Rp3 miliar
Kamis, 16 Januari 2014 - 07:47 WIB
Lolos semifinal ISL, klub digerojok Rp3 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Seluruh klub yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) termasuk PSM Makassar berpeluang mendapatkan Rp3 miliar dari PT Liga Indonesia (LI). Iming-iming Rp3 miliar itu diberikan jika PSM mampu mencapai semifinal pada Indonesia Super League (ISL) musim ini yang bergulir 1 Februari mendatang.
Saat ini 22 klub ISL sudah mempersiapkan diri untuk mengarungi kompetisi bergengsi di Indonesia tersebut. Skuad Juku Eja pun sudah mempersiapkan timnya untuk meraih hasil maksimal di kompetisi yang akan memakai sistem dua wilayah tersebut.
Untuk subsidi komersil 22 klub peserta ISL akan mendapatkan dana masing-masing Rp2 miliar. Sedangkan tim yang lolos ke delapan besar akan ditambah Rp500 juta. Selanjutnya jika tim tersebut berhasil masuk ke semi final akan ditambahkan lagi Rp500 juta hingga nominal jumlah yang diterima klub peserta ISL yakni Rp3 miliar.
Chief Executive Officer PT Liga Indonesia Joko Driyono mengatakan, subsidi komersil itu menurun ketimbang dari ISL musim lalu yang menembus angka Rp3 miliar. Pasalnya, untuk musim depan jumlah pertandingan akan menurun dari 34 laga menjadi 20. "Memang terjadi penurunan, karena jumlah pertandingan berkurang," kata dia.
Jokodri sapaan akrabnya yang juga merupakan Sekretars Jenderal PSSI ini mengungkapkan besaran dana yang akan diterima klub-klub peserta ISL, sudah disebutkan sebelumnya yakni Rp 2 Milliar untuk masing-masing klub peserta. Dan ditambah lagi jika lolos ke delapan besar dan semifinal. "Jadi semua klub berpeluang," ujarnya.
Dia juga menjamin jika pembagian dana ini bakal sama rata untuk semua klub-klub peserta kompetisi Utama ISL, di mana kompetisi terdiri dari 18 klub ISL dan empat dari klub IPL yang lolos verifikasi sebelumnya. "Tidak ada beda antara klub eks ISL maupun IPL semua sama," Ujarnya.
Sementara itu, CEO PSM Rully Habibie yang dikonfirmasi soal subsidi komersil yang akan diberikan oleh PT LI terhadap seluruh klub ISL yang berkompetisi musim depan hanya berharap agar hal itu bisa diberikan tepat waktu. "Kita berharap on time saja," ungkap pria berbadan tambun ini.
Setelah dinyatakan lolos ISL musim depan, manajemen PSM sudah menggelontorkan dana yang besar untuk membangun skuadnya agar bisa bersaing dalam kompetisi tertinggi di Indonesia tersebut, beredar kabar PSM menyediakan dana sekitar 10-11 miliar untuk membentuk timnya.
Saat ini 22 klub ISL sudah mempersiapkan diri untuk mengarungi kompetisi bergengsi di Indonesia tersebut. Skuad Juku Eja pun sudah mempersiapkan timnya untuk meraih hasil maksimal di kompetisi yang akan memakai sistem dua wilayah tersebut.
Untuk subsidi komersil 22 klub peserta ISL akan mendapatkan dana masing-masing Rp2 miliar. Sedangkan tim yang lolos ke delapan besar akan ditambah Rp500 juta. Selanjutnya jika tim tersebut berhasil masuk ke semi final akan ditambahkan lagi Rp500 juta hingga nominal jumlah yang diterima klub peserta ISL yakni Rp3 miliar.
Chief Executive Officer PT Liga Indonesia Joko Driyono mengatakan, subsidi komersil itu menurun ketimbang dari ISL musim lalu yang menembus angka Rp3 miliar. Pasalnya, untuk musim depan jumlah pertandingan akan menurun dari 34 laga menjadi 20. "Memang terjadi penurunan, karena jumlah pertandingan berkurang," kata dia.
Jokodri sapaan akrabnya yang juga merupakan Sekretars Jenderal PSSI ini mengungkapkan besaran dana yang akan diterima klub-klub peserta ISL, sudah disebutkan sebelumnya yakni Rp 2 Milliar untuk masing-masing klub peserta. Dan ditambah lagi jika lolos ke delapan besar dan semifinal. "Jadi semua klub berpeluang," ujarnya.
Dia juga menjamin jika pembagian dana ini bakal sama rata untuk semua klub-klub peserta kompetisi Utama ISL, di mana kompetisi terdiri dari 18 klub ISL dan empat dari klub IPL yang lolos verifikasi sebelumnya. "Tidak ada beda antara klub eks ISL maupun IPL semua sama," Ujarnya.
Sementara itu, CEO PSM Rully Habibie yang dikonfirmasi soal subsidi komersil yang akan diberikan oleh PT LI terhadap seluruh klub ISL yang berkompetisi musim depan hanya berharap agar hal itu bisa diberikan tepat waktu. "Kita berharap on time saja," ungkap pria berbadan tambun ini.
Setelah dinyatakan lolos ISL musim depan, manajemen PSM sudah menggelontorkan dana yang besar untuk membangun skuadnya agar bisa bersaing dalam kompetisi tertinggi di Indonesia tersebut, beredar kabar PSM menyediakan dana sekitar 10-11 miliar untuk membentuk timnya.
(aww)