Serena dan Venus mundur dari nomor ganda

Jum'at, 17 Januari 2014 - 14:11 WIB
Serena dan Venus mundur...
Serena dan Venus mundur dari nomor ganda
A A A
Sindonews.com - Petenis Amerika Serikat, Serena Williams dan Venus Williams dipastikan mundur dari nomor ganda putri turnamen Australia Terbuka 2014 karena Venus mengalami cedera.

Juara empat kali itu mundur dari babak pertama sebelum berhadapan dengan Kristina Mladenovic dan Flavia Pennetta. Venus mengalami cedera di kaki kirinya.

Serena William yang baru saja memastikan langkahnya ke babak keempat usai mengalahkan Daniela Hantuchova dengan dua set langsung 6-3, 6-3. Ia berharap bisa kembali hadir tahun depan untuk bertanding di nomor ganda bersama Venus.

Hingga kini belum diketahui berapa lama Venus akan absen. "Saya tidak tahu, Anda harus bertanya padanya," ujarnya

"Saya senang bermain di ganda, saya suka bermain dengan Venus. Tapi, kadang-kadang kami tidak dapat bekerja sama," kata Serena.

"Kami yakni akan kembali tahun depan," sambung Serena.

Venus, yang lolos ke putaran final Auckland Terbuka bulan ini, mundur dari babak pertama tunggal putri saat melawan petenis Rusia, Ekaterina Makarova.
(dka)
Berita Terkini
PB POBSI Tegaskan Penguatan...
PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
7 menit yang lalu
Link Nonton F1 Belgian...
Link Nonton F1 Belgian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
24 menit yang lalu
Kilas Balik: Duel Spanyol...
Kilas Balik: Duel Spanyol vs Argentina Batal akibat Konflik Timur Tengah
35 menit yang lalu
Luke Vickery Resmi Jadi...
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
3 jam yang lalu
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
4 jam yang lalu
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved