Barcelona tuding Madrid bocorkan transfer Neymar
Rabu, 29 Januari 2014 - 00:33 WIB
Barcelona tuding Madrid bocorkan transfer Neymar
A
A
A
Sindonews.com - Bocornya detail transfer Neymar hingga saat ini masih diselidiki oleh Barcelona, bahkan Presiden Barcelona FC Josep Maria Bartomeu akan melakukan gugatan hukum kepada pihak-pihak yang pertama kali membocorkan detail transfer Neymar
Bahkan Bartomeu, menggertak Real Madrid yang dianggap mereka bertanggung jawab atas terungkapnya kasus transfer Neymar. Menurut presiden Josep Maria Bartomeu, kubu Madrid cemburu atas kesuksesan Barca dalam beberapa tahun terakhir.
Begitu kasus transfer Neymar usai, pihaknya siap mengajukan tuntutan kepada pihak yang telah membocorkan isi kontrak pemain asal Brazil tersebut ungkap Bartomeu. Barcelona juga siap memejahijaukan media yang membocorkan kontrak Neymar kepada publik.
Menurut Bartomeu, pihak tersebut bukanlah Jordi Cases, seorang member Barca yang menuntut Sandro Rosell mengungkap transfer Neymar. Pihak itu tak lain adalah kubu Madrid.
“Kami tidak akan mengambil langkah hukum terhadap Jordi Cases karena ada bukti dirinya tidak bertanggungjawab atas pengungkapan dokumen kepada publik. Kami akan mempertahankan diri dari ancaman sumber yang mengungkap isi kontrak Neymar. Mungkin saja koran El Mundo (yang pertama kali mengungkap isi dokumen) akan kami tuntut,"ungkap Bartomeu seperti dilansir Marca, Rabu (29.
Menanggapi hal itu, Real Madrid mengeluarkan pernyataan tegas untuk membantah keterlibatan mereka dalam investigasi transfer Neymar dari Santos ke Barcelona. Pengadilan Tinggi Spanyol melanjutkan penyelidikan seputar dugaan penyalahgunaan dana oleh mantan presiden Sandro Rosell - yang memutuskan mundur pekan lalu - dalam proses transfer bintang Brasil.
Mereka kemudian merilis pernyataan melalui laman resmi klub: “Mengingat demonstrasi serius kemarin malam oleh jurnalis RAC 1 Xavi Bosch, presiden Real Madrid Florentino Perez ingin menyatakan hal-hal berikut:
1. Ini sebuah pernyataan yang sangat salah bahwa Presiden Real Madrid terlibat dalam proses pengadilan yang diawali dengan keluhan dari anggota FC Barcelona melawan Presiden Sandro Rosell.
2. Presiden Madrid menuntut jurnalis yang melakukan kekeliruan untuk meralat klaim tersebut dalam medium komunikasi yang sama secara jelas dan segera.
3. Jika koreksi ini tidak dilakukan, Presiden Real Madrid akan mengajukan gugatan terhadap wartawan dalam mempertahankan hak untuk dihormati, privasi dan citra diri. Isi tuduhan yang dibuat telah dikirim kepada pengacara.”
Bahkan Bartomeu, menggertak Real Madrid yang dianggap mereka bertanggung jawab atas terungkapnya kasus transfer Neymar. Menurut presiden Josep Maria Bartomeu, kubu Madrid cemburu atas kesuksesan Barca dalam beberapa tahun terakhir.
Begitu kasus transfer Neymar usai, pihaknya siap mengajukan tuntutan kepada pihak yang telah membocorkan isi kontrak pemain asal Brazil tersebut ungkap Bartomeu. Barcelona juga siap memejahijaukan media yang membocorkan kontrak Neymar kepada publik.
Menurut Bartomeu, pihak tersebut bukanlah Jordi Cases, seorang member Barca yang menuntut Sandro Rosell mengungkap transfer Neymar. Pihak itu tak lain adalah kubu Madrid.
“Kami tidak akan mengambil langkah hukum terhadap Jordi Cases karena ada bukti dirinya tidak bertanggungjawab atas pengungkapan dokumen kepada publik. Kami akan mempertahankan diri dari ancaman sumber yang mengungkap isi kontrak Neymar. Mungkin saja koran El Mundo (yang pertama kali mengungkap isi dokumen) akan kami tuntut,"ungkap Bartomeu seperti dilansir Marca, Rabu (29.
Menanggapi hal itu, Real Madrid mengeluarkan pernyataan tegas untuk membantah keterlibatan mereka dalam investigasi transfer Neymar dari Santos ke Barcelona. Pengadilan Tinggi Spanyol melanjutkan penyelidikan seputar dugaan penyalahgunaan dana oleh mantan presiden Sandro Rosell - yang memutuskan mundur pekan lalu - dalam proses transfer bintang Brasil.
Mereka kemudian merilis pernyataan melalui laman resmi klub: “Mengingat demonstrasi serius kemarin malam oleh jurnalis RAC 1 Xavi Bosch, presiden Real Madrid Florentino Perez ingin menyatakan hal-hal berikut:
1. Ini sebuah pernyataan yang sangat salah bahwa Presiden Real Madrid terlibat dalam proses pengadilan yang diawali dengan keluhan dari anggota FC Barcelona melawan Presiden Sandro Rosell.
2. Presiden Madrid menuntut jurnalis yang melakukan kekeliruan untuk meralat klaim tersebut dalam medium komunikasi yang sama secara jelas dan segera.
3. Jika koreksi ini tidak dilakukan, Presiden Real Madrid akan mengajukan gugatan terhadap wartawan dalam mempertahankan hak untuk dihormati, privasi dan citra diri. Isi tuduhan yang dibuat telah dikirim kepada pengacara.”
(wbs)