Putra legendaris Inggris gabung Crystal Palace

Sabtu, 01 Februari 2014 - 08:36 WIB
Putra legendaris Inggris...
Putra legendaris Inggris gabung Crystal Palace
A A A
Sindonews.com - Pemain sayap Blackpool, Thomas Ince, akhirnya bergabung bersama Crystal Palace dengan status pinjaman, ketika bursa transfer musim dingin akan ditutup.

The Tangerines (julukan Blackpool), yang memperoleh playmaker Stephen Dobbie sebagai bagian dari kesepakatan itu, menunjukkan kesediaan untuk berpisah dengan aset bintang mereka, karena ayah Thomas, Paul Ince, yang merupakan pemain legendaris Inggris, dipecat sebagai manajer awal bulan ini.

Kontrak pemain 22 tahun itu akan berakhir pada musim panas, dan dia berusaha mendapat kesepakatan sementara sampai penutupan musim ini, yang akan memungkinkan dia untuk menjadi bebas agen di jendela transfer berikutnya.

Masalah kontrak itulah yang sepertinya menjadi alasan bahwa kepindahannya ke Stoke City, yang sudah setuju dengan nilai transfer Blackpool untuk mendapatkan Ince secara permanen, batal terjadi. Sementara itu, Cardiff City dan Swansea City gagal untuk memikatnya terbang ke Wales.

Sejauh musim ini, Ince telah mencetak tujuh gol dalam 25 penampilannya.
(nug)
Berita Terkini
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
1 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
15 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
17 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved