Mitra Kukar dukung Komite Wasit usut wasit Dodi

Kamis, 06 Februari 2014 - 13:25 WIB
Mitra Kukar dukung Komite...
Mitra Kukar dukung Komite Wasit usut wasit Dodi
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum (Ketum) Mitra Kukar Endri Erawan menyambut baik gerak cepat Komite Wasit PSSI yang mengistirahatkan wasit Dodi Setia Purnama. Endri berharap, kasus ini bisa jadi pelajaran agar kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 berjalan tanpa ada gangguan dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Pekan perdana ISL wilayah Timur memang langsung panas di pekan perdana. Sorotan langsung tertuju saat Persebaya menjamu Naga Mekes, julukan Mitra Kukar, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Saat itu, kubu Mitra Kukar merasa banyak sekali keputusan-keputusan pengadil yang kontroversial. Terutama saat di akhir-akhir jalannya pertandingan. Mitra Kukar akhirnya kalah 2-1 setelah wasit memberikan hadiah penalti kepada Persebaya.

Kisruh akhirnya pecah dan dianggap paling merugikan Mitra Kukar, saat keputusan pengadil di lapangan yang tidak memberikan penalti kepada tim besutan Stefan Hansson. Ketika tangan dari pemain belakang Persebaya, Ambrizal, dinilai aktif oleh para pemain Naga Mekes menyentuh bola di pengujung wasit membunyikan peluit tanda laga usai.

Atas kejadian itu, Ketua Komite Wasit PSSI, Roberto Rouw, langsung mengambil langkah mengistirahatkan Dodi. Wasit ini diistirahatkan, sampai proses pembelajaran rekaman pertandingan dianalisa Komite Wasit. Dan apa yang dilakukan Komite Wasit, mendapat sambutan positif dari manajemen klub kebanggaan masyarakat Tenggarong tersebut.

"Kasus ini tidak boleh mandek begitu saja. Kami sambut positif apa yang sudah dilakukan Komite Wasit. Kami rasa hal itu memang harus dilakukan, sampai semuanya selesai diproses terlebih dahulu oleh Komite Wasit PSSI," ungkap Endri, saat dihubungi KORAN SINDO.

"Kami tidak ingin kompetisi ini diganggu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Makanya kami ngotot, kasus ini harus dituntaskan.Soal permintaan surat resmi, kalau tidak salah sudah dilayangkan oleh sekretaris tim kami. Tapi kapannya, saya tidak tahu pasti," lanjutnya.

Sementara itu, salah satu anggota Komite Wasit PSSI, Jimmy Napitupulu, mengaku tidak mau terlalu jauh dulu berkomentar. Karena menurutnya, kasus ini masih dalam proses penanganan. Jimmy pun berharap, jangan dulu memvonis jika keputusan yang diambil Dodi memang sepenuhnya salah.

"Kami sudah menanyakan kepada Dodi mengenai kronologi kejadian. Nanti, pernyataan dia akan disesuaikan dengan rekaman pertandingan yang ada di PT Liga Indonesia (Liga). Setelah itu, kami baru memutuskan, dia bersalah atau tidak. Sekarang kita tidak bisa asal menilai," jelas Jimmy.
(aww)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
3 jam yang lalu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
3 jam yang lalu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
4 jam yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
5 jam yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Ronaldo: Portugal Belum...
Ronaldo: Portugal Belum Menang Apa Pun Sebelum Saya, Euro 2016 Setara Piala Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved