Guardiola ogah psywar dengan Wenger
Selasa, 18 Februari 2014 - 16:32 WIB
Guardiola ogah psywar dengan Wenger
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Bayern Muenchen, Josep 'Pep' Guardiola enggan melancarkan perang kata-kata alias psywar kepada musuhnya saat ini, yakni pelatih Arsenal Arsene Wenger. Kedua pelatih tersebut bakal perang taktik saat Bayen bertamu ke markas Arsenal di babak 16 besar Liga Champions, Kamis (18/2) dini hari mendatang.
Psywar acap kali dilancarkan jelang sebuah laga yang membuat tensi pertandingan kian panas. Namun, hal tersebut tak akan dilakukan Guardiola saat menghadapi Arsenal. Pelatih asal Spanyol itu justru menunjukan puja-pujinya kepada Wenger.
Menurutnya Arsenal memiliki kualitas yang cukup mempuni di bawah asuhan Wenger, buktinya The Gunners selalu finis di urutan empat besar sejak 1996 silam. “Pendapat saya tentang Arsene Wenger adalah memiliki rasa hormat kepada dia. Tim dia memiliki kualitas dan sata mengagumi kualitas lawan kami nanti,” ungkap Guardiola seperti dikutip Sport Mole, Selasa (18/2).
“Kami akan menghadapi tim yang selalu berada di posisi teratas kompetisi Liga Premier. Saat ini mereka di posisi tiga atau dua, tapi di awal liga mereka berada di posisi puncak. Tipikal tim seperti ini selalu menunjukan performa yang bagus di ajang Liga Champions,” pungkasnya.
Sikap Guardiola tentu cukup berbeda dengan mantan rivalnya yang kini mengarsiteki Chelsea Jose Mourinho. Pekan lalu Mourinho sempat terlibat psywar dengan Wenger.
Perang tersebut berawal saat Wenger menyebut Mourinho takut dengan kekalahan. Tak lama pelatih asal Portugal itu membalasnya dengan komentar yang cukup pedas, yakni menyebut Wenger sebagai pelatih spesialis kegagalan. Hal tersebut merujuk puasa gelar Arsenal yang sudah berlangsung selama delapan musim.
Psywar acap kali dilancarkan jelang sebuah laga yang membuat tensi pertandingan kian panas. Namun, hal tersebut tak akan dilakukan Guardiola saat menghadapi Arsenal. Pelatih asal Spanyol itu justru menunjukan puja-pujinya kepada Wenger.
Menurutnya Arsenal memiliki kualitas yang cukup mempuni di bawah asuhan Wenger, buktinya The Gunners selalu finis di urutan empat besar sejak 1996 silam. “Pendapat saya tentang Arsene Wenger adalah memiliki rasa hormat kepada dia. Tim dia memiliki kualitas dan sata mengagumi kualitas lawan kami nanti,” ungkap Guardiola seperti dikutip Sport Mole, Selasa (18/2).
“Kami akan menghadapi tim yang selalu berada di posisi teratas kompetisi Liga Premier. Saat ini mereka di posisi tiga atau dua, tapi di awal liga mereka berada di posisi puncak. Tipikal tim seperti ini selalu menunjukan performa yang bagus di ajang Liga Champions,” pungkasnya.
Sikap Guardiola tentu cukup berbeda dengan mantan rivalnya yang kini mengarsiteki Chelsea Jose Mourinho. Pekan lalu Mourinho sempat terlibat psywar dengan Wenger.
Perang tersebut berawal saat Wenger menyebut Mourinho takut dengan kekalahan. Tak lama pelatih asal Portugal itu membalasnya dengan komentar yang cukup pedas, yakni menyebut Wenger sebagai pelatih spesialis kegagalan. Hal tersebut merujuk puasa gelar Arsenal yang sudah berlangsung selama delapan musim.
(akr)