Menanti lampu hijau kepolisian

Rabu, 19 Februari 2014 - 14:59 WIB
Menanti lampu hijau...
Menanti lampu hijau kepolisian
A A A
Sindonews.com - Keberlangsungan laga klasik antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang sedianya digelar pada Sabtu (22/2) masih belum dapat dipastikan. Pasalnya aparat kepolisian dari Polres Bandung masih mempertimbangkan laga yang rencananya digelar di Stadion Si Jalak Harupat ini.

Kapolres Bandung AKBP Jamaludin mengatakan masih mengkaji izin digelarnya pertandingan. "Belum dapat dipastikan, sebelum izin keluar kita harus evaluasi dan koordinasi dengan berbagai pihak," kata dia kepada HATTRIK.

Untuk pertandingan yang akan menyedot perhatian banyak orang ini, menurut Jamal, harus dipersiapkan dengan matang. Pihaknya tidak ingin menganggap sebelah mata. "Kami tidak mau under estimate menganggap aman tapi sebenarnya belum pasti," kata dia.

Pertandingan Persib versus Persija ini lebih dari sekedar laga sepakbola. Terkandung rivalitas yang tinggi di antara suporter yang sering memicu hal-hal yang tidak diinginkan.

Diakui Jamal ada kekhawatiran peristiwa pelemparan bis Persib musim lalu oleh pendukung Persija, The Jakmania dibalas bobotoh. Mengingat pertandingan ini menjadi yang pertama setelah kejadian tersebut.

Untuk itu pihak kepolisian akan menggelar pertemuan dengan panitia pelaksana dengan mengundang perwakilan kedua tim termasuk suporter. Nantinya akan dilakukan pembicaraan mengenai keberlangsungan laga ini.

"Khususnya panpel dan wakil dari suporter soalnya mereka yang nanti akan memberi tahu situasional teman-temannya di lapangan," kata dia.

Pihak kepolisian sendiri telah memiliki catatan dari hasil pertandingan antara Pelita Bandung Raya melawan Persija, Senin (17/2) lalu. Di mana sempat terjadi ketegangan antara The Jakmania dan suporter tuan rumah.

Menurut Jamal hal tersebut menjadi evaluasi pihaknya. Termasuk merekap beberapa pertandingan terdahulu.

Lebih lanjut diungkapkan Jamal satuan aparat dari Brimob dan TNI pun akan dikerahkan jika nantinya pertandingan digelar. Namun demikian keputusan mengenai gelaran tersebut tetap berada di Polres Bandung.

"Yang menentukan itin atau engga itu tetap polres. Belum tahu apa ijin keluar atau tidak. Dari aturan kami tidak tahu nanti kami lihat dari rekomendasi satuan samping baik itu Brimob atau TNI. Pertemuan sendiri kami targetkan paling lambat H-1," pungkasnya
(irc)
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
Bank QNB Indonesia Fokus...
Bank QNB Indonesia Fokus Garap Pasar Korporasi dan Konglomerasi
Upaya Bank Menyediakan...
Upaya Bank Menyediakan Solusi Akses Pendidikan Anak Berkualitas
Bank QNB Indonesia Luncurkan...
Bank QNB Indonesia Luncurkan Reksa Dana Berbasis USD
Bank QNB Indonesia Dapat...
Bank QNB Indonesia Dapat Setoran Modal Tambahan Sebesar Rp442,9 Miliar
Bank QNB Indonesia Memperkuat...
Bank QNB Indonesia Memperkuat Fokus pada Bisnis Perbankan Korporasi
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
4 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
5 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
5 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
5 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
7 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Berapa Kali Sehari Minum...
Berapa Kali Sehari Minum Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved