Momentum pembalasan

Sabtu, 22 Februari 2014 - 19:12 WIB
Momentum pembalasan
Momentum pembalasan
A A A
Sindonews.com -- Kesempatan untuk meraih tiga angka terbuka untuk Persegres Gresik United jelang laga menjamu Barito Putra di Stadion Petrokimia, Selasa (25/2). Tak sekadar mencari angka mutlak, pertandingan itu juga momentum untuk membalas kekalahan di pra musim lalu.

Dalam pertandingan ujicoba sebelum Indonesia Super League (ISL) bergulir, Barito mengalahkan Persegres di Gresik dengan skor 2-1. Tapi sekarang situasinya berbeda. Grafik performa kedua tim berbanding terbalik. Tuan rumah tengah menanjak, tim tamu terjerembab.

Barito berada di level mental terendah setelah kalah di tiga laga berturut-turut dan menjadi juru kunci klasemen ISL wilayah barat. Terakhir Laskar Antasari dikalahkan Arema Cronus di Malang pada Jumat (21/2) malam. Lebih parah, kekuatan mereka bakal tak komplit.

Bek Abanda Herman sudah pasti tidak bisa dimainkan di Gresik karena skorsing kartu merah saat lawan Arema. Tak pelak, kondisi tersebut agak menguntungkan Persegres. Paling tidak dari sisi mental dan kelengkapan tim, Laskar Joko Samudro lebih unggul.

"Barito Putra pernah mengalahkan kami dan mereka bukan tim yang jelek. Secara teknis dan mental mungkin Persegres lebih beruntung dan semoga itu bisa dimanfaatkan di lapangan. Pesan saya, jangan sampai meremehkan," ucap Agus Yuwono, Pelatih Persegres.

Agus meyakini calon lawan masih memiliki aset yang membahayakan walau ditinggal Abanda Herman. Pemain seperti Koko Lomell dan Shaka Bangura menurutnya punya kelebihan tersendiri dan hatus diantisipasi sejak dini. Agus tak percaya Barito merosot tajam hanya karena kehilangan Abanda Herman.

Tim kuning sendiri dalam situasi positif setelah mendapatkan satu angka di Palembang saat menahan imbang Sriwijaya FC 0-0. Ditambah lagi kondisi pemain semuanya siap diturunkan, termasuk top scorer tim Persegres Reza Mustofa yang beberapa hari terakhir sempat demam.

"Saya harus mengantisipasi kemungkinan bangkitnya Barito karena belum pernah memang. Mereka tentunya tak ingin malu lagi. Dalam situasi seperti itu sebuah tim bisa bermain luar biasa. Jadi kami tidak boleh bermain seadanya," imbuh pelatih asal Malang ini.

Persegres sejatinya juga mengalami naik-turun pada perjalanan awal di ISL. Rekor yang mereka torehkan di empat laga adalah seri, menang, kalah, seri. Bermain di depan publik Kota Pudak juga belum menjadi jaminan menang, karena nyatanya mereka pernah ditahan Persik Kediri di Petrokimia.

Itu sudah cukup menjadi alasan bahwa Persegres tidak bisa menepuk dada menghadapi Barito Putra. Apalagi Barito sudah membuktikan bahwa mereka bisa merepotkan Arema Cronous walau bermain dengan 10 pemain dan akhirnya kalah dua gol.
(wbs)
Berita Terkait
Kepala BPBD Tarso Soegito...
Kepala BPBD Tarso Soegito Datangi Kejari Gresik, Ada Apa?
Petrokimia Gresik Raih...
Petrokimia Gresik Raih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Delapan Kecamatan di...
Delapan Kecamatan di Gresik Masuk Kawasan PSBB
Pangkas Penyebaran Covid-19,...
Pangkas Penyebaran Covid-19, Seluruh Wilayah Gresik Disemprot Disinfektan
Lamban Tangani Kebakaran,...
Lamban Tangani Kebakaran, DPRD Gresik Minta Tambahan UPT Damkar
Penghasilan Nelayan...
Penghasilan Nelayan Anjlok, Satpolair Polres Gresik Bantu Nelayan
Berita Terkini
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
1 jam yang lalu
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
8 jam yang lalu
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
9 jam yang lalu
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
9 jam yang lalu
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
13 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved