Polisi restui laga Persib v Persija digelar, asal...
Senin, 24 Februari 2014 - 21:26 WIB
Polisi restui laga Persib v Persija digelar, asal...
A
A
A
Sindonews.com - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi siap membantu keluarnya izin pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat. Namun demikian ada hal yang harus dipenuhi oleh tuan rumah.
Jaminan keamanan. Hal tersebut menjadi utama yang harus dipenuhi bukan hanya bagi penyelenggara namun suporter yang juga bagian dari pihak tuan rumah.
Kombes Pol Mashudi meminta komitmen Bobotoh untuk menjaga ketertiban dan menjaga agar tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi.
Meskipun stadion yang digunakan bukan bagian dari wilayah hukumnya namun menurut Mashudi suporter yang hadir sebagian besar berasal dari Kota Bandung.
“Bagaimana pun juga Persib dan Bobotoh berada di lingkungan hukum kami. Apabila ada hal yang tidak diinginkan kami pun harus mengantisipasinya,” kata dia saat mengelar silaturahmi bersama manajemen Persib dan kelompok suporter di salah satu tempat di Jalan Sumatera Kota Bandung, Senin (24/2/2014).
“Kita sampaikan rekomendasi kepada Pak Kapolda nanti apabila Viking dan Bomber juga Bobotoh lainnya bisa menjamin dan memberi keyakinan pertandingan aman. Kita tandatangani semua dan kita jadikan momentum ni sebagai pembuktian jika bobotoh itu dewasa dan tidak anarkis,” kata dia.
Pada kesempatan tersebut Mashudi telah meminta pendapat kepada perwakilan bobotoh untuk kelancaran pertandingan klasik tersebut. Mashudi yang mengaku bagian dari pendukung Persib siap memperjuangkan keinginan bobotoh agar pertandingan bisa berjalan di Bandung dan ditonton bobotoh.
“Saya asal Surabaya dan saya Bonek. Bonek kan sahabatnya bobotoh jadi saya juga bobotoh. Saya tampung semua aspirasi bobotoh dan bila ada keluhan bisa disampaikan langsung ke saya,” kata dia.
Jaminan keamanan. Hal tersebut menjadi utama yang harus dipenuhi bukan hanya bagi penyelenggara namun suporter yang juga bagian dari pihak tuan rumah.
Kombes Pol Mashudi meminta komitmen Bobotoh untuk menjaga ketertiban dan menjaga agar tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi.
Meskipun stadion yang digunakan bukan bagian dari wilayah hukumnya namun menurut Mashudi suporter yang hadir sebagian besar berasal dari Kota Bandung.
“Bagaimana pun juga Persib dan Bobotoh berada di lingkungan hukum kami. Apabila ada hal yang tidak diinginkan kami pun harus mengantisipasinya,” kata dia saat mengelar silaturahmi bersama manajemen Persib dan kelompok suporter di salah satu tempat di Jalan Sumatera Kota Bandung, Senin (24/2/2014).
“Kita sampaikan rekomendasi kepada Pak Kapolda nanti apabila Viking dan Bomber juga Bobotoh lainnya bisa menjamin dan memberi keyakinan pertandingan aman. Kita tandatangani semua dan kita jadikan momentum ni sebagai pembuktian jika bobotoh itu dewasa dan tidak anarkis,” kata dia.
Pada kesempatan tersebut Mashudi telah meminta pendapat kepada perwakilan bobotoh untuk kelancaran pertandingan klasik tersebut. Mashudi yang mengaku bagian dari pendukung Persib siap memperjuangkan keinginan bobotoh agar pertandingan bisa berjalan di Bandung dan ditonton bobotoh.
“Saya asal Surabaya dan saya Bonek. Bonek kan sahabatnya bobotoh jadi saya juga bobotoh. Saya tampung semua aspirasi bobotoh dan bila ada keluhan bisa disampaikan langsung ke saya,” kata dia.
(wbs)