Thohir: Presiden tak harus selalu hadir di stadion
Selasa, 25 Februari 2014 - 20:29 WIB
Thohir: Presiden tak harus selalu hadir di stadion
A
A
A
Sindonews.com - Erick Thohir memberikan jawaban terkait ketidakhadirannya sebagai presiden Inter Milan saat timnya berlaga di Giuseppe Meazza. Menurutnya, sebagai pemilik klub tidak harus selalu datang ke stadion.
Pengusaha Indonesia itu memberikan komentarnya setelah Massimo Moratti meminta kepada dirinya untuk selalu hadir di stadion ketika La Beneamata bertanding. Namun, Thohir tidak setuju dengan pendapata Moratti yang mengharuskannya lebih konsisten menemani klubnya di Italia.
“Saya adalah presiden klub, tetapi hal yang lebih adalah kami memiliki manajemen tim yang kuat untuk meneruskan strategi yang telah kami rancang. Berada di Pinetina setiap akhir pekan tidaklah perlu,” ujar Thohir seperti dikutip oleh Corrierre dello Sports seperti dikutip Football Italia.
"Kehadiran saya di setiap pertandingan? Saya melihat pertandingan melawan Fiorentina dari Jakarta, begadang sampai subuh, dan kami menang. Setiap kali saya datang ke Milan kami kehilangan poin," sambungnya.
"Saya pikir yang penting adalah pekerjaan. Ini adalah tentang apa yang kita kerjakan bersama-sama untuk tetap fokus demi kebaikan Inter," pungkasnya.
Pengusaha Indonesia itu memberikan komentarnya setelah Massimo Moratti meminta kepada dirinya untuk selalu hadir di stadion ketika La Beneamata bertanding. Namun, Thohir tidak setuju dengan pendapata Moratti yang mengharuskannya lebih konsisten menemani klubnya di Italia.
“Saya adalah presiden klub, tetapi hal yang lebih adalah kami memiliki manajemen tim yang kuat untuk meneruskan strategi yang telah kami rancang. Berada di Pinetina setiap akhir pekan tidaklah perlu,” ujar Thohir seperti dikutip oleh Corrierre dello Sports seperti dikutip Football Italia.
"Kehadiran saya di setiap pertandingan? Saya melihat pertandingan melawan Fiorentina dari Jakarta, begadang sampai subuh, dan kami menang. Setiap kali saya datang ke Milan kami kehilangan poin," sambungnya.
"Saya pikir yang penting adalah pekerjaan. Ini adalah tentang apa yang kita kerjakan bersama-sama untuk tetap fokus demi kebaikan Inter," pungkasnya.
(dka)