Lawan Malaysia U21, Timnas U23 tetap maksimal
Senin, 03 Maret 2014 - 19:31 WIB
Lawan Malaysia U21, Timnas U23 tetap maksimal
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Timnas Indonesia U23, Aji Santoso mengaku tidak mempermasalahkan keputusan Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) yang menurunkan timnas Malaysia U21 menggantikan Malaysia U23 untuk menjadi lawan ujicoba pada Rabu (5/3) lusa di Yogyakarta.
Seperti diketahui, FAM akhirnya mengirim Malaysia U21 untuk menjadi lawan ujicoba Indonesia U23. Ini dikarenakan Malaysia U23 akan mengikuti turnamen Liga Queensland di Australia.
"Tidak ada masalah siapapun yang akan turun. Karena kami juga masih dalam tahap seleksi," ujar Aji ketika dihubungi, Senin (3/3).
Menurut Aji siapapun lawan yang akan bertanding, para pemainnya tetap harus tampil bagus. Itu dibutuhkan, kata Aji jika pemain ingin lolos ke tahap seleksi kedua. Sebelumnya, Aji memang menjadikan pertandingan melawan Malaysia sebagai tolok ukur seleksi pemain.
Sementara itu, mengenai tingkat VO2Max para pemain yang masih dibawah target, Aji mengaku tidak bisa memaksakan untuk meningkatkan hal tersebut saat ini. Diharapkan, kata Aji, para pemain mampu meningkatkan itu saat pulang kembali ke klub masing-masing.
"Kan nanti para pemain pulang. Diharapkan mereka bisa meningkatkan itu di klub. Karena VO2Max mereka kurangnya kan cuma satu atau dua digit," tutupnya.
Seperti diketahui, FAM akhirnya mengirim Malaysia U21 untuk menjadi lawan ujicoba Indonesia U23. Ini dikarenakan Malaysia U23 akan mengikuti turnamen Liga Queensland di Australia.
"Tidak ada masalah siapapun yang akan turun. Karena kami juga masih dalam tahap seleksi," ujar Aji ketika dihubungi, Senin (3/3).
Menurut Aji siapapun lawan yang akan bertanding, para pemainnya tetap harus tampil bagus. Itu dibutuhkan, kata Aji jika pemain ingin lolos ke tahap seleksi kedua. Sebelumnya, Aji memang menjadikan pertandingan melawan Malaysia sebagai tolok ukur seleksi pemain.
Sementara itu, mengenai tingkat VO2Max para pemain yang masih dibawah target, Aji mengaku tidak bisa memaksakan untuk meningkatkan hal tersebut saat ini. Diharapkan, kata Aji, para pemain mampu meningkatkan itu saat pulang kembali ke klub masing-masing.
"Kan nanti para pemain pulang. Diharapkan mereka bisa meningkatkan itu di klub. Karena VO2Max mereka kurangnya kan cuma satu atau dua digit," tutupnya.
(wbs)