Pusam resmi pindah ke Stadion Palaran
Selasa, 04 Maret 2014 - 00:20 WIB
Pusam resmi pindah ke Stadion Palaran
A
A
A
Sindonews.com - Putra Samarinda resmi pindah dari Stadion Segiri ke Stadion Utama Palaran. Kepastian ini setelah manajemen Pesut Mahakam mengirimkan surat kepada PT Liga Indonesia yang bernomor 030/PT.PSI/PUTRA SAMARINDA/II/2014 pada Kamis (27/2).
Seperti dilansir lama resmi PT Liga, Senin (3/3). Surat itu ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Putra Samarinda Indonesia, Harbiansyah Hanafiah selaku pengelola Pusam. Dalam surat itu menerangkan bahwa PS. Putra Samarinda yang semula ber Home Base di Stadion Segiri pindah ke Stadion Utama Palaran dalam menghadapi lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 Wilayah Timur.
Selain itu, alamat sekretariat klub juga pindah. "Alamat Sekretariat yang semula dijalan Kesuma Bangsa Kompleks Stadion Segiri Samarinda menjadi Jalan Gatot Subroto Gang 15 No.02 Samarinda," tulis dalam lama PT Liga.
Saat ini, Pusam bertengger di peringkat keenam klasemen ISL 2014 Wilayah Timur dengan raihan 6 angka dari lima kali bermain. Anak asuh Mundari Karya ini direncanakan akan tandang ke Persiba Bantul pada 13 Maret mendatang dan Persiram Raja Ampat empat hari kemudian.
Seperti dilansir lama resmi PT Liga, Senin (3/3). Surat itu ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Putra Samarinda Indonesia, Harbiansyah Hanafiah selaku pengelola Pusam. Dalam surat itu menerangkan bahwa PS. Putra Samarinda yang semula ber Home Base di Stadion Segiri pindah ke Stadion Utama Palaran dalam menghadapi lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 Wilayah Timur.
Selain itu, alamat sekretariat klub juga pindah. "Alamat Sekretariat yang semula dijalan Kesuma Bangsa Kompleks Stadion Segiri Samarinda menjadi Jalan Gatot Subroto Gang 15 No.02 Samarinda," tulis dalam lama PT Liga.
Saat ini, Pusam bertengger di peringkat keenam klasemen ISL 2014 Wilayah Timur dengan raihan 6 angka dari lima kali bermain. Anak asuh Mundari Karya ini direncanakan akan tandang ke Persiba Bantul pada 13 Maret mendatang dan Persiram Raja Ampat empat hari kemudian.
(dka)