Polda Jabar upayakan perdamaian Viking dan The Jak
Selasa, 04 Maret 2014 - 01:51 WIB
Polda Jabar upayakan perdamaian Viking dan The Jak
A
A
A
Sindonews.com - Polda Jawa Barat akan mengupayakan perdamaian antara bobotoh, terutama Viking Persib Fans Club, dan suporter Persija Jakarta, The Jak Mania. Langkah akan diambil demi membuat keduanya tak lagi berselisih dan terus bermusuhan seperti sekarang.
"Saya rencanakan islah antara Viking dan The Jak," ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol M. Iriawan, di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/3/2014).
Menurutnya langkah seperti itu sebelumnya tidak pernah dilakukan. Tapi hal itu akan ia lakukan agar kedua suporter bisa sama-sama menikmati sepakbola itu sendiri, bukan mengedepankan permusuhan.
"Saya akan coba dengan hati demi masyarakat Jawa Barat, demi Persib," ungkapnya.
Tapi ia belum bisa memastikan kapan langkah perdamaian itu akan dilakukan. Yang pasti, upaya perdamaian akan dilakukan secepat mungkin.
Sementara terkait laga Persib vs Persija yang tidak diizinkan oleh Polda Jawa Barat, hingga kini polda belum memberi sinyal positif membolehkan laga digelar di Jawa Barat, khususnya di Stadion Si Jalak Harupat.
"Nanti akan dirapatkan, dievaluasi oleh Wakapolda, perwakilan bobotoh, dan pihak-pihak terkait," pungkas Iriawan.
"Saya rencanakan islah antara Viking dan The Jak," ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol M. Iriawan, di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/3/2014).
Menurutnya langkah seperti itu sebelumnya tidak pernah dilakukan. Tapi hal itu akan ia lakukan agar kedua suporter bisa sama-sama menikmati sepakbola itu sendiri, bukan mengedepankan permusuhan.
"Saya akan coba dengan hati demi masyarakat Jawa Barat, demi Persib," ungkapnya.
Tapi ia belum bisa memastikan kapan langkah perdamaian itu akan dilakukan. Yang pasti, upaya perdamaian akan dilakukan secepat mungkin.
Sementara terkait laga Persib vs Persija yang tidak diizinkan oleh Polda Jawa Barat, hingga kini polda belum memberi sinyal positif membolehkan laga digelar di Jawa Barat, khususnya di Stadion Si Jalak Harupat.
"Nanti akan dirapatkan, dievaluasi oleh Wakapolda, perwakilan bobotoh, dan pihak-pihak terkait," pungkas Iriawan.
(dka)