Johnson sebut Mourinho tukang tipu
Rabu, 05 Maret 2014 - 19:04 WIB
Johnson sebut Mourinho tukang tipu
A
A
A
Sindonews.com – Bek Liverpool Glen Johnson memiliki pengalaman yang cukup pahit dengan Jose Mourinho. Ia mengaku pernah dibohongi oleh pelatih asal Portugal itu saat masih memperkuat Chelsea.
Saat itu, Johnson memperkuat Chelsea yang diarsiteki Mourinho pada 2006. Mourinho sempat berjanji bakal menempatkan Johnson di posisi utama jika pemain asal Inggris itu tampil konsisten.
Alhasil, Johnson tampil cukup impresif di beberapa laga Chelsea dengan menyandang status man of the match. Sayang, Mourinho tak menepati janjinya. Ia justru memparkir Johnson saat Chelsea berhadapan dengan Barcelona di Liga Champions 2006 lalu. Padahal sebelumnya Mourinho berjanji bakal menurunkan Johnson sebagai starter di laga tersebut. Tak ayal dia cukup kecewa dengan Mourinho.
“Ini sulit bagi saya saat di bawah Jose Mourinho di Chelsea karena pada suatu ketika dia menilai saya pantas menjadi pemain cemerlang. Dia mengatakan apabila saya bermain dengan bagus maka di pertandingan selanjutnya saya akan bermain. Lantas saya menjadi man of the match, jadi dia tidak boleh mencadangkan saya,” ungkap Johnson seperti dikutip Daily Mail, Rabu (5/3).
“Lalu, pada satu ketika kami akan menghadapi Barcelona dan pertandingan sebelumnya saya menjadi man of the match. Saya ingat saat itu agen saya berbicara bahwa Mourinho tak akan memainkan saya karena dia tak ingin saya bermain menghadapi Barcelona,” tambahnya.
“Dia tidak memainkan saya di pertandingan itu dan saya berpikir ‘oke bagaimana saya menghormati orang seperti anda?’ lalu itu semua berakhir,” pungkasnya.
Sementara itu Johnson mengakhiri kebersamaanya dengan Chelsea pada 2007 lalu usai dilepas ke Portsmouth. Dua tahun kemudian ia berkostum Liverpool pada 2009.
Saat itu, Johnson memperkuat Chelsea yang diarsiteki Mourinho pada 2006. Mourinho sempat berjanji bakal menempatkan Johnson di posisi utama jika pemain asal Inggris itu tampil konsisten.
Alhasil, Johnson tampil cukup impresif di beberapa laga Chelsea dengan menyandang status man of the match. Sayang, Mourinho tak menepati janjinya. Ia justru memparkir Johnson saat Chelsea berhadapan dengan Barcelona di Liga Champions 2006 lalu. Padahal sebelumnya Mourinho berjanji bakal menurunkan Johnson sebagai starter di laga tersebut. Tak ayal dia cukup kecewa dengan Mourinho.
“Ini sulit bagi saya saat di bawah Jose Mourinho di Chelsea karena pada suatu ketika dia menilai saya pantas menjadi pemain cemerlang. Dia mengatakan apabila saya bermain dengan bagus maka di pertandingan selanjutnya saya akan bermain. Lantas saya menjadi man of the match, jadi dia tidak boleh mencadangkan saya,” ungkap Johnson seperti dikutip Daily Mail, Rabu (5/3).
“Lalu, pada satu ketika kami akan menghadapi Barcelona dan pertandingan sebelumnya saya menjadi man of the match. Saya ingat saat itu agen saya berbicara bahwa Mourinho tak akan memainkan saya karena dia tak ingin saya bermain menghadapi Barcelona,” tambahnya.
“Dia tidak memainkan saya di pertandingan itu dan saya berpikir ‘oke bagaimana saya menghormati orang seperti anda?’ lalu itu semua berakhir,” pungkasnya.
Sementara itu Johnson mengakhiri kebersamaanya dengan Chelsea pada 2007 lalu usai dilepas ke Portsmouth. Dua tahun kemudian ia berkostum Liverpool pada 2009.
(nug)