Asa Persija mengudeta Arema
Kamis, 06 Maret 2014 - 14:32 WIB
Asa Persija mengudeta Arema
A
A
A
Sindonews.com - Persija Jakarta menyiapkan pasukan saat menjamu Sriwijaya FC (SFC) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/3). Pembaikan utama yang dilakukan tim pelatih Macan Kemayoran adalah komunikasi antarpemain.
Menurut Pelatih Persija Benny Dollo, komunikasi timnya sejauh ini tak ada masalah. Hanya saja, pelatih berusia 63 tahun ini menginginkan Ismed Sofyan dkk. lebih bagus lagi saat berkomunikasi di lapangan.
''Komunikasi antarpemain menjadi paling penting. Para pemain harus saling mengerti, terutama saat membuat kerja sama agar permainan di lapangan menjadi lebih baik. Itu yang menjadi fokus awal kami jelang laga selanjutnya,” ungkap Bendol, sapaan Benny Dollo.
Permintaan Bendol bisa dimaklumi karena timnya akan menghadapi salah satu tim terkuat dari Wilayah Barat. Apalagi, SFC menunjukkan kebangkitan, meski sempat terseok-seok di awal kompetisi. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu membuktikannya setelah melumat Persijap Jepara, Selasa (18/2).
Selain itu, Bendol tak diperkuat pemain lengkap setelah menjalani pemusatan latihan bersama timnas senior maupun Timnas U-23. Di timnas senior, Persija mengirim penjaga gawang Andritany Ardhiyasa. Sementara di skuad Garuda Muda, julukan Timnas U-23, Persija mengirim dua bek Syahrizal Syahbuddin dan Dani Saputra. Kemudian, Ramdhani Lestaluhu dan Agung Supriyanto.
''Pemain kemi memang tidak lengkap setelah dipanggil ke timnas. Satu ke timnas senior dan empat pemain di Timnas U-23. Tapi, kami harus fokus menerapkan strategi ke pertandingan selanjutnya, walau ada beberapa pemain belum bergabung,” terang Bendol.
Semua itu sengaja diterapkan tim pelatih Persija agar posisi Macan Kemayoran terdongkrak ke posisi lebih baik. Persija sejauh ini berada di peringkat 4 dengan torehan 7 angka hasil dari tiga pertandingan di Wilayah Barat. Jika mampu mengatasi SFC nanti, tak menutup kemungkinan Ismed dkk. akan terus beranjak ke posisi teratas.
Prediksi itu bisa saja terjadi karena Arema Cronous selaku penguasa klasemen Wilayah Barat baru mengoleksi 15 angka dari enam penampilan. Disusul Pelita Bandung Raya (PBR) di posisi 2 dengan torehan 11 angka dari enam penampilan, kemudian Persib Bandung di peringkat 3 dengan 10 angka dari lima pertandingan. Artinya, Persija memiliki kesempatan mengudeta Arema bila memaksimalkan tiga laga berikutnya.
Lima Pertandingan Berikut
9 Maret : Persija vs Sriwijaya FC
12 Maret : Persija vs Persita Tangerang
12 April : Persik Kediri vs Persija
16 April : Persijap Jepara vs Persija
29 April : Persija vs Gresik United
Menurut Pelatih Persija Benny Dollo, komunikasi timnya sejauh ini tak ada masalah. Hanya saja, pelatih berusia 63 tahun ini menginginkan Ismed Sofyan dkk. lebih bagus lagi saat berkomunikasi di lapangan.
''Komunikasi antarpemain menjadi paling penting. Para pemain harus saling mengerti, terutama saat membuat kerja sama agar permainan di lapangan menjadi lebih baik. Itu yang menjadi fokus awal kami jelang laga selanjutnya,” ungkap Bendol, sapaan Benny Dollo.
Permintaan Bendol bisa dimaklumi karena timnya akan menghadapi salah satu tim terkuat dari Wilayah Barat. Apalagi, SFC menunjukkan kebangkitan, meski sempat terseok-seok di awal kompetisi. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu membuktikannya setelah melumat Persijap Jepara, Selasa (18/2).
Selain itu, Bendol tak diperkuat pemain lengkap setelah menjalani pemusatan latihan bersama timnas senior maupun Timnas U-23. Di timnas senior, Persija mengirim penjaga gawang Andritany Ardhiyasa. Sementara di skuad Garuda Muda, julukan Timnas U-23, Persija mengirim dua bek Syahrizal Syahbuddin dan Dani Saputra. Kemudian, Ramdhani Lestaluhu dan Agung Supriyanto.
''Pemain kemi memang tidak lengkap setelah dipanggil ke timnas. Satu ke timnas senior dan empat pemain di Timnas U-23. Tapi, kami harus fokus menerapkan strategi ke pertandingan selanjutnya, walau ada beberapa pemain belum bergabung,” terang Bendol.
Semua itu sengaja diterapkan tim pelatih Persija agar posisi Macan Kemayoran terdongkrak ke posisi lebih baik. Persija sejauh ini berada di peringkat 4 dengan torehan 7 angka hasil dari tiga pertandingan di Wilayah Barat. Jika mampu mengatasi SFC nanti, tak menutup kemungkinan Ismed dkk. akan terus beranjak ke posisi teratas.
Prediksi itu bisa saja terjadi karena Arema Cronous selaku penguasa klasemen Wilayah Barat baru mengoleksi 15 angka dari enam penampilan. Disusul Pelita Bandung Raya (PBR) di posisi 2 dengan torehan 11 angka dari enam penampilan, kemudian Persib Bandung di peringkat 3 dengan 10 angka dari lima pertandingan. Artinya, Persija memiliki kesempatan mengudeta Arema bila memaksimalkan tiga laga berikutnya.
Lima Pertandingan Berikut
9 Maret : Persija vs Sriwijaya FC
12 Maret : Persija vs Persita Tangerang
12 April : Persik Kediri vs Persija
16 April : Persijap Jepara vs Persija
29 April : Persija vs Gresik United
(aww)