Rasa penasaran iringi lawatan Persib ke kandang Barito
Jum'at, 07 Maret 2014 - 08:11 WIB
Rasa penasaran iringi lawatan Persib ke kandang Barito
A
A
A
Sindonews.com - Tur Persib Bandung ke kandang Barito Putra membawa rasa penasaran. Berdasarkan rekor pertemuan kedua tim pada Indonesia Super League (ISL) musim lalu selalu sengit.
Rasa tidak percaya pun muncul ketika hanya meraih hasil seri kala menjalani partai tandang ke Stadion Demang Lehman, Banjarmasin, 26 Juli 2013 silam. Tiga gol yang dilesakkan Maung Bandung nyatanya hanya diakui dua.
Sepakan striker Kenji Adachihara menjelang akhir babak kedua dianulir wasit setelah penyerang asak Jepang tersebut divonis melanggar penjaga gawang tuan rumah. Pertandingan pun harus berakhir imbang 2-2.
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman menyesalkan hasil tersebut. Menurutnya tim sudah dipastikan menang dan membawa pulang tiga poin. Namun demikian papan skor berkata lain. ''Kita kemarin hampir menang dan untuk musim ini harus menang,”kata dia saat memimpin latihan rutin di Stadion Persib Jalan Ahmad Yani, Kamis (6/3).
Pada persiapan terakhir sebelum keberangkatan, pelatih yang akrab disapa Djanur ini memberikan materi penyerangan kepada pemain. Bola-bola panjang dengan memanfaatkan lebar lapangan nampaknya masih akan digunakan pada pertandingan mendatang.
Atep cs pun dipersiapkan untuk melancarkan sejumlah variasi serangan balik yang diprediksi menjadi senjata pemungkas tim ketika partai tandang. Djanur mengatakan Barito selalu menjelma menjadi tim yang kuat ketika main di depan suporter fanatiknya.
Namun demikian dia pun tidak ingin kalah mengingat hasil pertandingan musim lalu, Persib mampu berbicara banyak di tanah Borneo itu.Sama halnya dengan Djanur, gelandang mungil Persib Taufiq mengaku antusias menghadapi partai pertama ke luar pulau Jawa ini.
Kendati baru menjalani musim pertama berbaju biru namun pemain bernomor punggung 8 ini menonton pertandingan Persib kontra Barito di layar kaca. ''Saya nonton dan pertandingannya memang sengit saling serang. Waktu itu beruntung Persib bisa menang sewaktu di Siliwangi. Tapi sayang di Barito kita hanya meraih hasil seri,” ungkapnya.
Selain rasa penasaran tim, pertarungan menghadapi Laskar Antasari ini merupakan yang pertama bagi dia. Sebelumnya timnya kala itu, Persebaya, menyebrang ke kompetisi lain Barito masih berada di Divisi Utama.
''Ini kali pertama buat saya. Tapi saya lihat mereka tim yang bagus memiliki spirit yang besar saat main di kandang. Pelatihnya pun keras ya dan pemainnya punya fisik yang kuat. Jadi kita harus kerja keras,” kata dia.
Rencananya Persib akan bertolak ke Banjarmasin sore ini dengan menggunakan pesawat dari Bandung. Sebelum bertanding, Minggu (9/3), Persib akan menjalani uji coba lapangan satu hari sebelumnya.
Rasa tidak percaya pun muncul ketika hanya meraih hasil seri kala menjalani partai tandang ke Stadion Demang Lehman, Banjarmasin, 26 Juli 2013 silam. Tiga gol yang dilesakkan Maung Bandung nyatanya hanya diakui dua.
Sepakan striker Kenji Adachihara menjelang akhir babak kedua dianulir wasit setelah penyerang asak Jepang tersebut divonis melanggar penjaga gawang tuan rumah. Pertandingan pun harus berakhir imbang 2-2.
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman menyesalkan hasil tersebut. Menurutnya tim sudah dipastikan menang dan membawa pulang tiga poin. Namun demikian papan skor berkata lain. ''Kita kemarin hampir menang dan untuk musim ini harus menang,”kata dia saat memimpin latihan rutin di Stadion Persib Jalan Ahmad Yani, Kamis (6/3).
Pada persiapan terakhir sebelum keberangkatan, pelatih yang akrab disapa Djanur ini memberikan materi penyerangan kepada pemain. Bola-bola panjang dengan memanfaatkan lebar lapangan nampaknya masih akan digunakan pada pertandingan mendatang.
Atep cs pun dipersiapkan untuk melancarkan sejumlah variasi serangan balik yang diprediksi menjadi senjata pemungkas tim ketika partai tandang. Djanur mengatakan Barito selalu menjelma menjadi tim yang kuat ketika main di depan suporter fanatiknya.
Namun demikian dia pun tidak ingin kalah mengingat hasil pertandingan musim lalu, Persib mampu berbicara banyak di tanah Borneo itu.Sama halnya dengan Djanur, gelandang mungil Persib Taufiq mengaku antusias menghadapi partai pertama ke luar pulau Jawa ini.
Kendati baru menjalani musim pertama berbaju biru namun pemain bernomor punggung 8 ini menonton pertandingan Persib kontra Barito di layar kaca. ''Saya nonton dan pertandingannya memang sengit saling serang. Waktu itu beruntung Persib bisa menang sewaktu di Siliwangi. Tapi sayang di Barito kita hanya meraih hasil seri,” ungkapnya.
Selain rasa penasaran tim, pertarungan menghadapi Laskar Antasari ini merupakan yang pertama bagi dia. Sebelumnya timnya kala itu, Persebaya, menyebrang ke kompetisi lain Barito masih berada di Divisi Utama.
''Ini kali pertama buat saya. Tapi saya lihat mereka tim yang bagus memiliki spirit yang besar saat main di kandang. Pelatihnya pun keras ya dan pemainnya punya fisik yang kuat. Jadi kita harus kerja keras,” kata dia.
Rencananya Persib akan bertolak ke Banjarmasin sore ini dengan menggunakan pesawat dari Bandung. Sebelum bertanding, Minggu (9/3), Persib akan menjalani uji coba lapangan satu hari sebelumnya.
(aww)