Ancaman Kapolda untuk Viking dan The Jak
Jum'at, 07 Maret 2014 - 09:53 WIB
Ancaman Kapolda untuk Viking dan The Jak
A
A
A
Sindonews.com - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol M. Iriawan, menegaskan belum memberi lampu hijau agar duel Persib Bandung vs Persija Jakarta digelar di Jawa Barat, khususnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Saat ini pihaknya hanya memberi lampu kuning terkait laga tersebut. Lampu hijau akan diberikan melalui berbagai pertimbangan, salah satunya komitmen bobotoh tidak akan anarkis.
"Belum (lampu hijau), baru mengarah ke sana," kata Iriawan di Bandung, Jawa Barat, (6/3).
Ia pun memerintahkan semua kapolres di Jawa Barat agar menemui bobotoh dan berkomitmen akan menjaga kondusivitas, baik sebelum maupun sesudah laga.
Jika ternyata setelah Persib diizinkan main di Jawa Barat tapi bobotoh masih anarkis, ia pun mengancam. "Jika sampai anarkis, saya tidak akan pernah izinkan lagi Persib vs Persija digelar di Jawa Barat," tegas Iriawan.
Dalam waktu dekat, Polda Jawa Barat pun akan mengumpulkan perwakilan dari berbagai organisasi bobotoh di Mapolda Jawa Barat.
Tujuannya untuk menyatukan suara dan tekad agar tidak ada lagi kerusuhan atau tindakan anarkis lainnya yang mewarnai laga Persib, terutama saat menghadapi Persija.
Saat ini pihaknya hanya memberi lampu kuning terkait laga tersebut. Lampu hijau akan diberikan melalui berbagai pertimbangan, salah satunya komitmen bobotoh tidak akan anarkis.
"Belum (lampu hijau), baru mengarah ke sana," kata Iriawan di Bandung, Jawa Barat, (6/3).
Ia pun memerintahkan semua kapolres di Jawa Barat agar menemui bobotoh dan berkomitmen akan menjaga kondusivitas, baik sebelum maupun sesudah laga.
Jika ternyata setelah Persib diizinkan main di Jawa Barat tapi bobotoh masih anarkis, ia pun mengancam. "Jika sampai anarkis, saya tidak akan pernah izinkan lagi Persib vs Persija digelar di Jawa Barat," tegas Iriawan.
Dalam waktu dekat, Polda Jawa Barat pun akan mengumpulkan perwakilan dari berbagai organisasi bobotoh di Mapolda Jawa Barat.
Tujuannya untuk menyatukan suara dan tekad agar tidak ada lagi kerusuhan atau tindakan anarkis lainnya yang mewarnai laga Persib, terutama saat menghadapi Persija.
(wbs)