Fans dilarang gunakan lambang United di akun jejaring sosial
Jum'at, 07 Maret 2014 - 21:38 WIB
Fans dilarang gunakan lambang United di akun jejaring sosial
A
A
A
Sindonews.com – Fans Manchester United nampaknya harus lebih berhati-hati saat menggunakan nama atau lambang United di akun jejaring sosial. Pasalnya, United melarang penggunaan nama United serta lambang klub di akun jejaring sosial, jika melanggar klub berjuluk Setan Merah itu tak segan-segan membawanya ke jalur hukum.
Seorang fans United bernama Jack Holt dipaksa menghapus akun twitternya oleh departemen perlindungan merk dagang United. Holt dianggap melanggar undang-undang hak cipta lantaran menggunakan foto lambang United serta menggunakan akun bernama @ManUtd_Players.
“Saya menggunakan lambang klub saat ini sebagai avatar. Jelas dimana masalahnya. Di belakang lambang berwarna hitam, itu berbeda dengan ofisial akun yang berwarna putih,” tulis Holt dalam akun twitter pribadinya.
Sementara itu United menyatakan telah membentuk tim untuk mengawasi adanya pelanggaran hak cipta. Bahkan United mengajak fans United untuk melaporkan jika ada akun yang mengatasnamakan United kepada manajemen Setan Merah.
“Kami memiliki dedikasi untuk memerangi kriminal berupa kepalsuan. Bersama tim hukum, standard perdagangan, staf dan penegak hukum, kami bisa memastikan bahwa hal-hal illegal tak akan bisa terencana sesuai tujuan. Jika itu terjadi pemalsuan akan ditangkap dan diadili,” demikian peryataan United seperti dikutip Daily Mail, Jumat (7/3).
"Kami sangat tergantung pada fans kami untuk membantu kami mengakhiri kegiatan ilegal ini. Jika Anda memiliki informasi yang berkaitan dengan akun palsu Manchester United , jangan ragu untuk menghubungi kami . Semua informasi yang diberikan akan diperlakukan dengan sangat rahasia.'
Seorang fans United bernama Jack Holt dipaksa menghapus akun twitternya oleh departemen perlindungan merk dagang United. Holt dianggap melanggar undang-undang hak cipta lantaran menggunakan foto lambang United serta menggunakan akun bernama @ManUtd_Players.
“Saya menggunakan lambang klub saat ini sebagai avatar. Jelas dimana masalahnya. Di belakang lambang berwarna hitam, itu berbeda dengan ofisial akun yang berwarna putih,” tulis Holt dalam akun twitter pribadinya.
Sementara itu United menyatakan telah membentuk tim untuk mengawasi adanya pelanggaran hak cipta. Bahkan United mengajak fans United untuk melaporkan jika ada akun yang mengatasnamakan United kepada manajemen Setan Merah.
“Kami memiliki dedikasi untuk memerangi kriminal berupa kepalsuan. Bersama tim hukum, standard perdagangan, staf dan penegak hukum, kami bisa memastikan bahwa hal-hal illegal tak akan bisa terencana sesuai tujuan. Jika itu terjadi pemalsuan akan ditangkap dan diadili,” demikian peryataan United seperti dikutip Daily Mail, Jumat (7/3).
"Kami sangat tergantung pada fans kami untuk membantu kami mengakhiri kegiatan ilegal ini. Jika Anda memiliki informasi yang berkaitan dengan akun palsu Manchester United , jangan ragu untuk menghubungi kami . Semua informasi yang diberikan akan diperlakukan dengan sangat rahasia.'
(wbs)