Waspadai sinyal kebangkitan Laskar Antasari
Minggu, 09 Maret 2014 - 14:21 WIB
Waspadai sinyal kebangkitan Laskar Antasari
A
A
A
Sindonews.com - Persib Bandung harus ekstra waspada kala bertandang ke kandang Barito Putra pada lanjutan Indonesian Super League (ISL) 2014-2015 di Stadion Demang Lehman Kabupaten Martapura, Minggu (9/3) sore ini. Laskar Antasari -julukan Barito Putra- tengah dalam keadaan siap tempur untuk mengakhiri masa sulit di awal musim. Dalam lima pertandingan terakhir, Yongki Ariwibowo cs hanya berhasil meraih dua biji kemenangan.
Pelatih Persib Djajang Nurjaman mengakui jika calon lawannya nanti bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Barito, menurutnya selalu memiliki kekuatan berlebih saat bermain di hadapan publiknya sendiri. Apalagi setelah melalui masa buruk. Dalam dua pertemuan sebelumnya, pertandingan kedua tim selalu sengit.
Persib sempat mencuri satu poin di Kalimantan namun begitu Barito pun selalu membuat repot ketika bermain di Bandung. "Setiap tim jika melawan Persib pasti memiliki semangat yang berkali lipat apalagi semangat mereka untuk bangkit sangat besar," kata Djajang, Minggu (9/3).
Meski musim lalu berhasil mencuri poin, namun Djajang mengaku memiliki target lebih. "Musim lalu disini kami hampir menang tapi kali ini jangan hampir, saya targetkan tiga poin," ungkap pelatih yang akrab disapa Djanur ini.
Persib cukup bernafas lega dengan kembalinya tiga punggawa timnas seusai menjalani partai terakhir Pra Piala Asia melawan Arab Saudi, Rabu (5/3). Sesampainya di tanah air, Firman Utina, M Ridwan dan Achmad Jufriyanto langsung diterbangkan ke Banjarmasin. Hanya Ferdinand yang dipulangkan karena harus menjalani sanksi larangan bermain.
Bergabungnya tiga pilar utama ini menambah suntikan tenaga tim meraih poin sempurna sekaligus meredam ambisi lawan mengakhiri masa sulitnya. Selain tiga punggawa timnas, Persib pun diuntungkan dengan dua legiun asingnya yang musim lalu membela Barito Putra. Makan Konate dan Coulibaly Djibril menjadi pintu bagi Djanur untuk membuka kelemahan lawan.
Pelatih Persib Djajang Nurjaman mengakui jika calon lawannya nanti bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Barito, menurutnya selalu memiliki kekuatan berlebih saat bermain di hadapan publiknya sendiri. Apalagi setelah melalui masa buruk. Dalam dua pertemuan sebelumnya, pertandingan kedua tim selalu sengit.
Persib sempat mencuri satu poin di Kalimantan namun begitu Barito pun selalu membuat repot ketika bermain di Bandung. "Setiap tim jika melawan Persib pasti memiliki semangat yang berkali lipat apalagi semangat mereka untuk bangkit sangat besar," kata Djajang, Minggu (9/3).
Meski musim lalu berhasil mencuri poin, namun Djajang mengaku memiliki target lebih. "Musim lalu disini kami hampir menang tapi kali ini jangan hampir, saya targetkan tiga poin," ungkap pelatih yang akrab disapa Djanur ini.
Persib cukup bernafas lega dengan kembalinya tiga punggawa timnas seusai menjalani partai terakhir Pra Piala Asia melawan Arab Saudi, Rabu (5/3). Sesampainya di tanah air, Firman Utina, M Ridwan dan Achmad Jufriyanto langsung diterbangkan ke Banjarmasin. Hanya Ferdinand yang dipulangkan karena harus menjalani sanksi larangan bermain.
Bergabungnya tiga pilar utama ini menambah suntikan tenaga tim meraih poin sempurna sekaligus meredam ambisi lawan mengakhiri masa sulitnya. Selain tiga punggawa timnas, Persib pun diuntungkan dengan dua legiun asingnya yang musim lalu membela Barito Putra. Makan Konate dan Coulibaly Djibril menjadi pintu bagi Djanur untuk membuka kelemahan lawan.
(akr)