Sriwijaya FC emoh jadi pelampiasan amuk Kabau Sirah
Selasa, 11 Maret 2014 - 01:30 WIB
Sriwijaya FC emoh jadi pelampiasan amuk Kabau Sirah
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Sriwijaya FC Subangkit mengingatkan kepada seluruh armadanya agar tidak cepat puas setelah memetik satu poin di kandang Persija Jakarta, Minggu (9/3). Dia meminta agar pemain berfokus menghadapi laga selanjutnya melawan Semen Padang, Kamis (13/3).
Menurut pelatih yang akrab disapa Cak Su ini, setelah kalah 0-1 dari Persita Tangerang di laga kandang, tim berjuluk Kabau Sirah itu dipastikan bakal mencari tumbal. Tidak ingin timnya menjadi sasaran kemarahan tim asuhan pelatih Jafri Sastra di laga selanjutnya, arsitek asal Pasuruan itu langsung mewanti-wanti Erol Iba dkk. agar lebih meningkatkan kewaspadaan.
''Ya, saya dapat kabar Semen Padang kalah dari Persita. Dengan kekalahan itu, saya yakin mereka (Semen Padang) akan lebih termotivasi saat melawan kita nanti. Itu artinya, kita harus lebih berhati-hati dan meningkatkan konsentrasi selama 2 x 45 menit, saat menghadapi mereka nanti,”ungkapnya.
Dia melanjutkan, ada segi positif yang bisa diambil hikmahnya dari kekalahan Semen Padang atas Persita. Karena peta persaingan untuk memperebutkan posisi empat dan lolos kebabak delapan besar kompetisi Indonesian Super League (ISL) akan semakin ketat lagi.
Apalagi diakuinya, Semen Padang merupakan salah satu tim pesaing utama SFC untuk mendapatkan tiket menuju babak delapan besar, selain Arema Cronous, Persib Bandung, Pelita Bandung Raya (PBR) dan Persija.
Karena itu, eks nakhoda Persekabpas Pasuruan ini menginginkan agar anak asuhnya bisa terus mempertahankan tren positif yang sudah berhasil diraih pada dua laga terakhir ini. Sehingga paling tidak pada empat pertandingan terakhir sebelum putaran pertama berakhir, posisi SFC bisa aman dipapan atas klasemen sementara wilayah barat.
Ya, usai meladeni Persija, Laskar Wong Kito akan berhadapan dengan Semen Padang (13/3) dan Persik Kediri (26/4) dilaga tandang serta Barito Putra (13/4) dan Persita Tanggerang (22/4) di kandang. Menurutnya, keberhasilan SFC menahan imbang tim berjuluk Macan Kemayoran di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), tidak terlepas dari kekuatan mental bertanding yang dimiliki anak asuhnya.
''Para pemain sabar dan disiplin dalam menjaga daerah masing-masing, mereka juga sigap saat tim kita kalah dalam penguasaan bola, dengan langsung menutup pergerakan pemain lawan. Begitupula saat melakukan counter attack, para pemain terlihata cukup tenang saat menguasai bola, sehingga kita bisa mengatur tempo permainan,”jelasnya.
Apabila pola permainan seperti yang diperlihatkan saat lawan Persija bisa tetap dipertahankan, maka Cak Su optimistis SFC bisa mencuri poin dari kandang Semen Padang di Stadion H Agus Salim nanti.
Sementara itu, salah satu pemain kunci SFC dalam pertandingan melawan Persija, Asri Akbar mengungkapkan, hasil imbang yang diperoleh di Stadion GBK sangat baik untuk menjaga mental pemain. Dia berharap, performa seperti ini bisa tetap dipertahankan, jika itu bisa dilakukan, maka SFC bisa mendapatkan poin lagi di Padang.
''Insya Allah, kalau performa tim bisa tetap dipertahankan lawan Semen Padang nanti, kita bisa dapat poin lagi. Tapi tentu saja tidak mudah, apalagi mereka baru saja dikalahkan oleh Persita,”katanya.
Kekalahan itu diyakininya akan membuat tim Semen Padang akan lebih meningkatkan porsi latihan dan mempertebal pertahanan, agar tidak kembali dipermalukan oleh tim tamu. Namun Asri mengatakan, tidak ada yang mustahil asalkan semua komponen tim bisa tetap menjaga kekompakan.
''Kayaknya peluang kita untuk mencuri poin tambah berat karena mereka pastinya akan melakukan segala cara agar tidak kehilangan poin lagi. Tapi saya yakin, apabila kita bisa main minimal seperti lawan Persija dan kalau bisa semakin solid lagi serta tetap fokus sampai menit akhir, maka harapan untuk kita bisa mendapatkan poin terbuka lebar,”ujarnya optimistis.
Menurut pelatih yang akrab disapa Cak Su ini, setelah kalah 0-1 dari Persita Tangerang di laga kandang, tim berjuluk Kabau Sirah itu dipastikan bakal mencari tumbal. Tidak ingin timnya menjadi sasaran kemarahan tim asuhan pelatih Jafri Sastra di laga selanjutnya, arsitek asal Pasuruan itu langsung mewanti-wanti Erol Iba dkk. agar lebih meningkatkan kewaspadaan.
''Ya, saya dapat kabar Semen Padang kalah dari Persita. Dengan kekalahan itu, saya yakin mereka (Semen Padang) akan lebih termotivasi saat melawan kita nanti. Itu artinya, kita harus lebih berhati-hati dan meningkatkan konsentrasi selama 2 x 45 menit, saat menghadapi mereka nanti,”ungkapnya.
Dia melanjutkan, ada segi positif yang bisa diambil hikmahnya dari kekalahan Semen Padang atas Persita. Karena peta persaingan untuk memperebutkan posisi empat dan lolos kebabak delapan besar kompetisi Indonesian Super League (ISL) akan semakin ketat lagi.
Apalagi diakuinya, Semen Padang merupakan salah satu tim pesaing utama SFC untuk mendapatkan tiket menuju babak delapan besar, selain Arema Cronous, Persib Bandung, Pelita Bandung Raya (PBR) dan Persija.
Karena itu, eks nakhoda Persekabpas Pasuruan ini menginginkan agar anak asuhnya bisa terus mempertahankan tren positif yang sudah berhasil diraih pada dua laga terakhir ini. Sehingga paling tidak pada empat pertandingan terakhir sebelum putaran pertama berakhir, posisi SFC bisa aman dipapan atas klasemen sementara wilayah barat.
Ya, usai meladeni Persija, Laskar Wong Kito akan berhadapan dengan Semen Padang (13/3) dan Persik Kediri (26/4) dilaga tandang serta Barito Putra (13/4) dan Persita Tanggerang (22/4) di kandang. Menurutnya, keberhasilan SFC menahan imbang tim berjuluk Macan Kemayoran di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), tidak terlepas dari kekuatan mental bertanding yang dimiliki anak asuhnya.
''Para pemain sabar dan disiplin dalam menjaga daerah masing-masing, mereka juga sigap saat tim kita kalah dalam penguasaan bola, dengan langsung menutup pergerakan pemain lawan. Begitupula saat melakukan counter attack, para pemain terlihata cukup tenang saat menguasai bola, sehingga kita bisa mengatur tempo permainan,”jelasnya.
Apabila pola permainan seperti yang diperlihatkan saat lawan Persija bisa tetap dipertahankan, maka Cak Su optimistis SFC bisa mencuri poin dari kandang Semen Padang di Stadion H Agus Salim nanti.
Sementara itu, salah satu pemain kunci SFC dalam pertandingan melawan Persija, Asri Akbar mengungkapkan, hasil imbang yang diperoleh di Stadion GBK sangat baik untuk menjaga mental pemain. Dia berharap, performa seperti ini bisa tetap dipertahankan, jika itu bisa dilakukan, maka SFC bisa mendapatkan poin lagi di Padang.
''Insya Allah, kalau performa tim bisa tetap dipertahankan lawan Semen Padang nanti, kita bisa dapat poin lagi. Tapi tentu saja tidak mudah, apalagi mereka baru saja dikalahkan oleh Persita,”katanya.
Kekalahan itu diyakininya akan membuat tim Semen Padang akan lebih meningkatkan porsi latihan dan mempertebal pertahanan, agar tidak kembali dipermalukan oleh tim tamu. Namun Asri mengatakan, tidak ada yang mustahil asalkan semua komponen tim bisa tetap menjaga kekompakan.
''Kayaknya peluang kita untuk mencuri poin tambah berat karena mereka pastinya akan melakukan segala cara agar tidak kehilangan poin lagi. Tapi saya yakin, apabila kita bisa main minimal seperti lawan Persija dan kalau bisa semakin solid lagi serta tetap fokus sampai menit akhir, maka harapan untuk kita bisa mendapatkan poin terbuka lebar,”ujarnya optimistis.
(aww)