Asap tebal, penggawa Kabau Sirah pakai masker
Rabu, 12 Maret 2014 - 06:05 WIB
Asap tebal, penggawa Kabau Sirah pakai masker
A
A
A
Sindonews.com - Dampak kabut asap bukan hanya berpengaruh pada persiapan Sriwijaya FC. Dari informasi yang diperoleh, tim tuan rumah, Semen Padang, juga merasa terganggu dengan kondisi ini.
Bahkan para pemain Semen Padang terpaksa harus menggunakan masker, saat latihan di Stadion H Agus Salim, Padang, Selasa (11/3), untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang masuk ke daerah itu.
"Kami tidak mungkin ambil risiko latihan tanpa masker. Kabut asap sangat tebal sehingga semua pemain diwajibkan gunakan masker," kata Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra saat dihubungi.
Dia menjelaskan, meskipun menggunakan masker tidak nyaman bagi para pemain, namun hal tersebut harus dilakukan karena kabut asap yang masuk ke Kota Padang sudah mulai tebal. Dia menjelaskan, latihan ditengah kabut asap sangat mengganggu pernapasan, namun persiapan menghadapi SFC yang akan dilaksanakan pada Kamis (13/3), tetap harus segera dimulai.
Lebih lanjut, Jafri mengatakan untuk menyiasatinya pihaknya mengurangi durasi waktu latihan, sehingga tidak terlalu banyak dan hanya sebatas pemulihan fisik pemain serta ditambah latihan strategi yang dibagi dalam dua tim. ''Kalau biasa latihan dua jam, kini hanya satu jam saja,”pungkasnya.
Bahkan para pemain Semen Padang terpaksa harus menggunakan masker, saat latihan di Stadion H Agus Salim, Padang, Selasa (11/3), untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang masuk ke daerah itu.
"Kami tidak mungkin ambil risiko latihan tanpa masker. Kabut asap sangat tebal sehingga semua pemain diwajibkan gunakan masker," kata Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra saat dihubungi.
Dia menjelaskan, meskipun menggunakan masker tidak nyaman bagi para pemain, namun hal tersebut harus dilakukan karena kabut asap yang masuk ke Kota Padang sudah mulai tebal. Dia menjelaskan, latihan ditengah kabut asap sangat mengganggu pernapasan, namun persiapan menghadapi SFC yang akan dilaksanakan pada Kamis (13/3), tetap harus segera dimulai.
Lebih lanjut, Jafri mengatakan untuk menyiasatinya pihaknya mengurangi durasi waktu latihan, sehingga tidak terlalu banyak dan hanya sebatas pemulihan fisik pemain serta ditambah latihan strategi yang dibagi dalam dua tim. ''Kalau biasa latihan dua jam, kini hanya satu jam saja,”pungkasnya.
(aww)