Guardiola pertanyakan taktik Arsenal
Rabu, 12 Maret 2014 - 13:35 WIB
Guardiola pertanyakan taktik Arsenal
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Bayern Muenchen, Josep 'Pep' Guardiola mempertanyakan kenapa Arsenal bermain kurang agresif dalam leg kedua babak 16 besar dini hari tadi demi membuka peluang mencapai perempat final Liga Champions. Tertinggal agregat 2-0 pada leg pertama, skuat asuhan Arsene Wenger justru terlihat kurang dominan bahkan harus tertinggal lebih dulu oleh gol Bastian Schweinsteiger di menit ke 55.
Meriam London -julukan Arsenal- lantas menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dua menit berselang lewat Lukas Podolski. Hasil imbang tersebut membuat Arenal harus tersingkir dari Liga Champions musim ini karena skuat asuhan Pep Guardiola unggul agregat 3-1. Menanggapi kekalahan lawannya, Pep kritik taktik yang diterap Arsenal.
"Kami lebih banyak menguasai bola, tapi lawan kami tidak memberikan tekanan. Mungkin tertinggal dua gol membuat para pemain merasa sulit untuk membalikkan keadaan dan ini memang tidaklah mudah. Sementara bagi kami keunggulan tersebut membuat tim hanya ingin menguasai jalannya pertandingan," terang Guardiola seperti dilansir Soccerway, Rabu (12/3).
"Kami tidak ingin menyerang terlalu banyak tapi kami mampu beberapa kali menciptakan peluang yang mengancam gawang mereka. Bayern terlihat mendominasi pada pertandingan ini, namun tidak halnya dengan lawan kami," sambungnya.
Guardiola juag memuji permainan anak asuhnya dalam meredam serangan balik cepat skuat asal London di Allianz Arena dini hari tadi. "Kami bermain sangat cerdas. Tim dapat menahan serangan Arsenal dan menguasai jalannya pertandingan. Kami membuat mereka hanya menciptakan satu peluang di babak pertama. Secara keseluruhan kami bermain dengan sangat bagus," tandasnya.
Meriam London -julukan Arsenal- lantas menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dua menit berselang lewat Lukas Podolski. Hasil imbang tersebut membuat Arenal harus tersingkir dari Liga Champions musim ini karena skuat asuhan Pep Guardiola unggul agregat 3-1. Menanggapi kekalahan lawannya, Pep kritik taktik yang diterap Arsenal.
"Kami lebih banyak menguasai bola, tapi lawan kami tidak memberikan tekanan. Mungkin tertinggal dua gol membuat para pemain merasa sulit untuk membalikkan keadaan dan ini memang tidaklah mudah. Sementara bagi kami keunggulan tersebut membuat tim hanya ingin menguasai jalannya pertandingan," terang Guardiola seperti dilansir Soccerway, Rabu (12/3).
"Kami tidak ingin menyerang terlalu banyak tapi kami mampu beberapa kali menciptakan peluang yang mengancam gawang mereka. Bayern terlihat mendominasi pada pertandingan ini, namun tidak halnya dengan lawan kami," sambungnya.
Guardiola juag memuji permainan anak asuhnya dalam meredam serangan balik cepat skuat asal London di Allianz Arena dini hari tadi. "Kami bermain sangat cerdas. Tim dapat menahan serangan Arsenal dan menguasai jalannya pertandingan. Kami membuat mereka hanya menciptakan satu peluang di babak pertama. Secara keseluruhan kami bermain dengan sangat bagus," tandasnya.
(akr)