Bentangkan spanduk rasis, Urawa Red minta maaf
Rabu, 12 Maret 2014 - 14:21 WIB
Bentangkan spanduk rasis, Urawa Red minta maaf
A
A
A
Sindonews.com - Klub asal J-League, Urawa Red Diamonds mengaku menyesal telah membentangkan spanduk rasis bertuliskan "Japanese Only" saat menghadapi Sagan Tosu, akhir pekan kemarin. Fans Urawa Red terlihat memperlihatkan spanduk "Japanese Only" sepanjang pertandiangan, dan akhirnya pengelola klub mengeluarkan pernyataan terkait laga yang berakhir 1-0 untuk kekalahan Urawa Red.
Reaksi dari spanduk yang bernada rasis tersebut, bek Urawa, Tomoaki Makino mengeluarkan pernyataan ketidaksetujuannya kepada sikap para suporter mereka. "Hal ini sangat disesalkan adanya sebuah insiden yang terjadi selama pertandingan Urawa Red di kandang di tengah usaha kami untuk memperkuat peran olahraga dalam menyerukan perdamaian," bunyi pernyataan pihak klub seperti dilansir Sky Sports, Rabu (12/3).
Sementara itu pihak Urawa Reds masih menyelidiki asal-muasal termasuk pemasang spanduk itu yang menurutnya bernada rasis. "Secara mendalam kami mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mencintai dan mendukung Urawa Red dan semua orang yang telah tersinggung dibuatnya. Kami ingin peristiwa ini tidak lagi terjadi di masa depan," tandasnya.
Keamanan di Reds' Saitama Stadium kabarnya bakal melakukan penyelidikan dan berjanji menyelidiki insiden ini sampai tuntas. Entah ditunjuk untuk siapa spanduk tersebuy namun dikubu Urawa Red hanya sang pelatih, Mihailo Petrovic yang satu-satunya berkebangsaan asing dari Serbia.
Reaksi dari spanduk yang bernada rasis tersebut, bek Urawa, Tomoaki Makino mengeluarkan pernyataan ketidaksetujuannya kepada sikap para suporter mereka. "Hal ini sangat disesalkan adanya sebuah insiden yang terjadi selama pertandingan Urawa Red di kandang di tengah usaha kami untuk memperkuat peran olahraga dalam menyerukan perdamaian," bunyi pernyataan pihak klub seperti dilansir Sky Sports, Rabu (12/3).
Sementara itu pihak Urawa Reds masih menyelidiki asal-muasal termasuk pemasang spanduk itu yang menurutnya bernada rasis. "Secara mendalam kami mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang mencintai dan mendukung Urawa Red dan semua orang yang telah tersinggung dibuatnya. Kami ingin peristiwa ini tidak lagi terjadi di masa depan," tandasnya.
Keamanan di Reds' Saitama Stadium kabarnya bakal melakukan penyelidikan dan berjanji menyelidiki insiden ini sampai tuntas. Entah ditunjuk untuk siapa spanduk tersebuy namun dikubu Urawa Red hanya sang pelatih, Mihailo Petrovic yang satu-satunya berkebangsaan asing dari Serbia.
(akr)