Ganas lagi, Coulibaly kejar top skor
Kamis, 13 Maret 2014 - 01:24 WIB
Ganas lagi, Coulibaly kejar top skor
A
A
A
Sindonews.com - Persib Bandung sepertinya mulai bisa bernapas lega. Pasalnya, lini serang yang selama ini terbilang tumpul sudah menunjukkan tajinya. Khususnya bagi sang bomber Djibril Coulibaly yang sempat dipertanyakan kemampuannya.
Striker yang didaratkan dari Barito Putera ini sudah menemukan sentuhan magisnya. Empat gol dari tiga pertandingan berhasil dicatatkan atas namanya. Coulibaly pun kini menjadi pencetak gol terbanyak bagi tim. "Sebagai striker tugas saya adalah mencetak gol. Alhamdulillah Tuhan memberikan kesempatan pada saya untuk mencetak gol," kata dia.
Bagi pencetak 21 gol musim lalu ini bukan hanya pembuktian yang dia cari di Persib. Namun juga prestasi pribadi sebagai pencetak gol terbanyak di liga musim ini. Meski tidak mengatakan berapa jumlah gol yang targetkan, namun pemain 27 tahun ini berhasrat untuk menyumbangkan gol lebih banyak ketimbang saat berkostum Barito Putra.
"Saya tidak mau sesumbar berapa gol yang ingin saya cetak. Tapi pertama saya masuk ke Persib, mencetak gol adalah tujuan saya. Saya ingin dengan teman-teman di sini produktivitas saya mencetak gol meningkat," kata dia.
Awal perjalanan Coulibaly bersama Persib tidaklah berjalan mulus. Setelah diproyeksikan untuk berduet dengan Sergio van Dijk, striker asal Mali ini malah ikut keluar bersama Sergio. Cedera yang berkepanjangan membuatnya terusir dari tim.
Namun begitu Coulibaly kembali dipanggil setelah Persib tidak kunjung menemukan penggantinya yang sepadan. Terbukti keputusan manajemen benar karena Coulibaly membuktikan diri sebagai striker yang subur.
Baru tampil pada pertandingan keempat menghadapi Persik Kediri, Coulibaly meyumbang satu gol. Mengawali debut dari bangku cadangan, dia hanya butuh dua peluang untuk membuatnya menjadi gol.
Di partai berikut menghadapi Semen Padang, Coulibaly kembali menyumbangkan satu gol meski Persib harus takluk 1-2. Puncak penampilannya kala bersua dengan mantan tim, Barito Putera. Mendapat cemoohan, ejekan bahkan perkataan rasis dari suporter tuan rumah membuatnya termotivasi.
Dua gol dia cetak untuk membungkam nada-nada minor yang datang sepanjang pertandinga. Dia pun tampak emosional saat melakukan selebrasi gol. "Sebagai profesional saya tidak terlalu memikirkan proses panjang saya bergabung dengan Persib. Bagi saya, sekarang saya bagian dari tim dan saya harus membuat tim ini lebih dari sebelumnya," pungkas dia.
Striker yang didaratkan dari Barito Putera ini sudah menemukan sentuhan magisnya. Empat gol dari tiga pertandingan berhasil dicatatkan atas namanya. Coulibaly pun kini menjadi pencetak gol terbanyak bagi tim. "Sebagai striker tugas saya adalah mencetak gol. Alhamdulillah Tuhan memberikan kesempatan pada saya untuk mencetak gol," kata dia.
Bagi pencetak 21 gol musim lalu ini bukan hanya pembuktian yang dia cari di Persib. Namun juga prestasi pribadi sebagai pencetak gol terbanyak di liga musim ini. Meski tidak mengatakan berapa jumlah gol yang targetkan, namun pemain 27 tahun ini berhasrat untuk menyumbangkan gol lebih banyak ketimbang saat berkostum Barito Putra.
"Saya tidak mau sesumbar berapa gol yang ingin saya cetak. Tapi pertama saya masuk ke Persib, mencetak gol adalah tujuan saya. Saya ingin dengan teman-teman di sini produktivitas saya mencetak gol meningkat," kata dia.
Awal perjalanan Coulibaly bersama Persib tidaklah berjalan mulus. Setelah diproyeksikan untuk berduet dengan Sergio van Dijk, striker asal Mali ini malah ikut keluar bersama Sergio. Cedera yang berkepanjangan membuatnya terusir dari tim.
Namun begitu Coulibaly kembali dipanggil setelah Persib tidak kunjung menemukan penggantinya yang sepadan. Terbukti keputusan manajemen benar karena Coulibaly membuktikan diri sebagai striker yang subur.
Baru tampil pada pertandingan keempat menghadapi Persik Kediri, Coulibaly meyumbang satu gol. Mengawali debut dari bangku cadangan, dia hanya butuh dua peluang untuk membuatnya menjadi gol.
Di partai berikut menghadapi Semen Padang, Coulibaly kembali menyumbangkan satu gol meski Persib harus takluk 1-2. Puncak penampilannya kala bersua dengan mantan tim, Barito Putera. Mendapat cemoohan, ejekan bahkan perkataan rasis dari suporter tuan rumah membuatnya termotivasi.
Dua gol dia cetak untuk membungkam nada-nada minor yang datang sepanjang pertandinga. Dia pun tampak emosional saat melakukan selebrasi gol. "Sebagai profesional saya tidak terlalu memikirkan proses panjang saya bergabung dengan Persib. Bagi saya, sekarang saya bagian dari tim dan saya harus membuat tim ini lebih dari sebelumnya," pungkas dia.
(aww)