Rusuh, 11 suporter PSG dan Leverkusen ditangkap
Kamis, 13 Maret 2014 - 10:22 WIB
Rusuh, 11 suporter PSG dan Leverkusen ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Kerusahan antar suporter kembali pecah sebelum pertandingan leg II babak 16 besar Liga Champions antara Paris Saint-Germain dengan Bayer Leverkusen di Paris, Rabu (12/3). Akibat insiden ini, 11 orang ditangkap pihak kepolisian.
Dilansir Brandon Sun, ada sekitar 40 penggemar terlibat bentrok di luar stasiun metro Odeon yang menyebabkan beberapa orang mengalami luka ringan. Menurut direktur keamanan PSG, Jean-Philippe d' Halliville kerusahan tersebut seperti sudah direncanakan tapi tidak tahu pihak mana yang memicu kerusuhan.
Yang uniknya, suporter Leverkusen juga mendapatkan 'bantuan' dari kelompok fans klub Jerman yang lain, yakni Kickers Offenbach.
Alhasil, 11 orang diamankan petugas keamanan. Dari 11 orang yang ditangkap itu, sembilan di antaranya adalahnya pendukung Leverkusen dan dua orang suporter PSG.
PSG telah berusaha keras untuk memberantas masalah hooligan. Sebelumnya pernah terjadi bentrokan yang menyebabkan dua suporter PSG meninggal dunia dalam dua insiden berbeda di luar Parc des Princes pada 2006 dan 2010 silam. Mereka tak mau hal seperti ini terulang kembali
Dilansir Brandon Sun, ada sekitar 40 penggemar terlibat bentrok di luar stasiun metro Odeon yang menyebabkan beberapa orang mengalami luka ringan. Menurut direktur keamanan PSG, Jean-Philippe d' Halliville kerusahan tersebut seperti sudah direncanakan tapi tidak tahu pihak mana yang memicu kerusuhan.
Yang uniknya, suporter Leverkusen juga mendapatkan 'bantuan' dari kelompok fans klub Jerman yang lain, yakni Kickers Offenbach.
Alhasil, 11 orang diamankan petugas keamanan. Dari 11 orang yang ditangkap itu, sembilan di antaranya adalahnya pendukung Leverkusen dan dua orang suporter PSG.
PSG telah berusaha keras untuk memberantas masalah hooligan. Sebelumnya pernah terjadi bentrokan yang menyebabkan dua suporter PSG meninggal dunia dalam dua insiden berbeda di luar Parc des Princes pada 2006 dan 2010 silam. Mereka tak mau hal seperti ini terulang kembali
(dka)