Bayern Muenchen terancam sanksi UEFA
Kamis, 13 Maret 2014 - 13:26 WIB
Bayern Muenchen terancam sanksi UEFA
A
A
A
Sindonews.com - Bayern Muenchen terancam sanksi dari Federasi Sepak Bola Uni Eropa (UEFA). Ancaman itu terkait spanduk yang dibentangkan suporter Die Roten saat melawan Arsenal di leg 2 fase 16 besar Liga Champions, Rabu (12/3) dini hari kemarin.
Dalam pertandingan yang digelar di Allian Arena tersebut, suporter Bayern membentangkan spanduk yang dianggap menyindiri Mesut Oezil. Bunyinya adalah "Gay Gunners".
Di spanduk itu terdapat gambar animasi Oezil yang tengah membungkuk dengan celana melorot di depan meriam. Spanduk inilah yang menimbulkan kontroversi.
Pihak UEFA menilai spanduk itu bernada provokatif. Mereka mengkhawatirkan spanduk itu bisa memancing kemarahan komunitas gay di seluruh dunia.
Selain itu, UEFA juga mengendus adanya pelanggaran lain yang dilakukan oleh fans Bayern di pertandingan melawan The Gunners. Terdapat spanduk yang berkaitan dengan konflik politik Kosovo.
Seperti diketahui, di skuat Bayern ada satu pemain yang berdarah Kosovo yakni Xherdan Shaqiri. Saat masih kecil, Ia bersama keluarganya melarikan diri ke Swiss. Saat ini, Shaqiri memperkuat timnas Swiss.
"Akan ada kabar lebih lanjut soal tindakan fans Bayern secepatnya," kata Kepala Media UEFA, Pedro Pinto, seperti dilansir Sky Sports.
Dalam pertandingan yang digelar di Allian Arena tersebut, suporter Bayern membentangkan spanduk yang dianggap menyindiri Mesut Oezil. Bunyinya adalah "Gay Gunners".
Di spanduk itu terdapat gambar animasi Oezil yang tengah membungkuk dengan celana melorot di depan meriam. Spanduk inilah yang menimbulkan kontroversi.
Pihak UEFA menilai spanduk itu bernada provokatif. Mereka mengkhawatirkan spanduk itu bisa memancing kemarahan komunitas gay di seluruh dunia.
Selain itu, UEFA juga mengendus adanya pelanggaran lain yang dilakukan oleh fans Bayern di pertandingan melawan The Gunners. Terdapat spanduk yang berkaitan dengan konflik politik Kosovo.
Seperti diketahui, di skuat Bayern ada satu pemain yang berdarah Kosovo yakni Xherdan Shaqiri. Saat masih kecil, Ia bersama keluarganya melarikan diri ke Swiss. Saat ini, Shaqiri memperkuat timnas Swiss.
"Akan ada kabar lebih lanjut soal tindakan fans Bayern secepatnya," kata Kepala Media UEFA, Pedro Pinto, seperti dilansir Sky Sports.
(dka)