Musprovlub PSSI Sulsel memanas
Jum'at, 14 Maret 2014 - 16:55 WIB
Musprovlub PSSI Sulsel memanas
A
A
A
Sindonews.com-- Musyawarah provinsi luar biasa (Musprovlub) Persatuan Sepak Bola Sulawesi Selatan yang akan digelar di hoter Asyra hari ini, bakal memanas. Pasalnya antara kubu PSSI Pusat dan PSSI Sulsel yang diklaim dimenangkan Kadir Khalid sebagai ketua dan Ryan Latif wakil ketua terus menunjukkan persaingan.
Meski saat ini untuk di musprovlub sudah menetapkan dua kandidat untuk meramaikan hajatan lima tahunan tersebut, yakni Danny Irawan (pengurus KONI) dan Mulyadi (mantan pengurus PSSI Makassar), namun tadi siang, insiden kembali terjadi, antara kubu PSSI pusat yang dikordinatori La Nyalla Mahmud Mattaliti dan Ryan Latif di hotel Grand Clarion.
Ryan yang juga wakil ketua terpilih di musprov Desember lalu, mengaku dianiaya oleh anggota La Nyalla di pintu The Executive Launge hotel Clarion. Padahal keberadaan dirinya di sana untuk bertemu dengan atletnya yang akan mengikuti kejuaran di Sumatera. "Saat itu, saya mau salaman dengan Lanyalla, tapi beberapa anggotanya pengang tangan saya dan memukul dari belakang, dan kacamataku pecah," kata Ryan Latif saat dikonfirmasi.
Insiden tersebut diduga, dilatarbelakangi persoalan pembekuan hasil musprov PSSI Desember lalu. Bukan hanya itu, semenjak dibekukannya hasil musprov tersebut antara Kadir Khalid dan Ryan terus bersitegang dengan PSSI pusat. Apalagi, belakangan muncul isu mengagalkan musprovlub yang langsung ditangani oleh PSSI pusat.
Ryan juga mengatakan, karena insiden tersebut dirinya bakal melakukan visum dan melaporkannya ke pihak kepolisian. Apalagi, kata dia sebelumnya memang dirinya sudah melaporkan ke Polda Sulsel soal teror yang ditebarkan oleh pihak La Nyalla. "Saya akan bawa ke jalur hukum. Apalagi ini penganiayaan," jelasnya.
Sementara itu, La Nyalla Mattalitti yang diduga orang-orannya melakukan penganiayaan membantah, dirinya mengaku hal tersebut hanya pengalihan isu saja. "Ini hanya pengalihan isu, karena mereka sudah tidak ada upaya menggagalkan musprovlub," singkatnya.
Soal dipukul atau tidak dipukul kata dia, dirinya mengatakan suruh saja Ryan untuk melakukan visum. "Yang mukul siapa dan dipukul siapa? Tidak ada pemukulan," jelasnya.
Sementara itu, Budi Setiawan panitia pelaksana musprovlub PSSI Sulsel mengatakan, saat ini hanya dua kandidat. "Dua kandidat sudah diverifikasi. Dan sekarang persiapannya sudah maksimal semuanya," pungkasnya.
Meski saat ini untuk di musprovlub sudah menetapkan dua kandidat untuk meramaikan hajatan lima tahunan tersebut, yakni Danny Irawan (pengurus KONI) dan Mulyadi (mantan pengurus PSSI Makassar), namun tadi siang, insiden kembali terjadi, antara kubu PSSI pusat yang dikordinatori La Nyalla Mahmud Mattaliti dan Ryan Latif di hotel Grand Clarion.
Ryan yang juga wakil ketua terpilih di musprov Desember lalu, mengaku dianiaya oleh anggota La Nyalla di pintu The Executive Launge hotel Clarion. Padahal keberadaan dirinya di sana untuk bertemu dengan atletnya yang akan mengikuti kejuaran di Sumatera. "Saat itu, saya mau salaman dengan Lanyalla, tapi beberapa anggotanya pengang tangan saya dan memukul dari belakang, dan kacamataku pecah," kata Ryan Latif saat dikonfirmasi.
Insiden tersebut diduga, dilatarbelakangi persoalan pembekuan hasil musprov PSSI Desember lalu. Bukan hanya itu, semenjak dibekukannya hasil musprov tersebut antara Kadir Khalid dan Ryan terus bersitegang dengan PSSI pusat. Apalagi, belakangan muncul isu mengagalkan musprovlub yang langsung ditangani oleh PSSI pusat.
Ryan juga mengatakan, karena insiden tersebut dirinya bakal melakukan visum dan melaporkannya ke pihak kepolisian. Apalagi, kata dia sebelumnya memang dirinya sudah melaporkan ke Polda Sulsel soal teror yang ditebarkan oleh pihak La Nyalla. "Saya akan bawa ke jalur hukum. Apalagi ini penganiayaan," jelasnya.
Sementara itu, La Nyalla Mattalitti yang diduga orang-orannya melakukan penganiayaan membantah, dirinya mengaku hal tersebut hanya pengalihan isu saja. "Ini hanya pengalihan isu, karena mereka sudah tidak ada upaya menggagalkan musprovlub," singkatnya.
Soal dipukul atau tidak dipukul kata dia, dirinya mengatakan suruh saja Ryan untuk melakukan visum. "Yang mukul siapa dan dipukul siapa? Tidak ada pemukulan," jelasnya.
Sementara itu, Budi Setiawan panitia pelaksana musprovlub PSSI Sulsel mengatakan, saat ini hanya dua kandidat. "Dua kandidat sudah diverifikasi. Dan sekarang persiapannya sudah maksimal semuanya," pungkasnya.
(wbs)