Tonny: Seharusnya Umuh tuntut PSSI
Sabtu, 15 Maret 2014 - 20:04 WIB
Tonny: Seharusnya Umuh tuntut PSSI
A
A
A
Sindonews.com - Ancaman Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, yang berencana akan menuntutut Anggota Komite Eksekutif (Exco )PSSI Tonny Aprilani dianggap salah sasaran.
Tonny mengatakan tuntutan yang dilancarkan Manajer Persib Umuh Muchtar terhadapnya, salah sasaran. Harusnya tuntutan tersebut ditujukan kepada PSSI, selaku pemberi mandat. "Kalau mau tuntut ya silahkan tapi jangan ke saya, ke PSSI," kata dia saat ditemui sindonews.com, Jumat (14/3).
Menurut Tonny kedatangannya ke pengadilan negeri atas perontah dari PSSI. Dia datang untuk mengetahui gugatan perdata yang menyeret sejumlah orang dalam PT Persib Bandung Bermartabat.
"Kami sedang rapat dengan Ketum, Waketum dan Exco, tiba-tiba ada surat undangan dari pengadilan. Kebetulan saya yang disuruh datang, jadi saya datang," kata dia.
Tonny yang sempat memiliki persoalan dengan kepengurusan sepak bola di Jawa Barat memang membawa dampak sentimentil.
Terlebih pernyataannya mengenai kemungkinan Persib mendapat sanksi degradasi terkait kasus keuangan yang menimpa manajemen tim.
Ucapan tersebut lantas mendapat reaksi keras dari Persib hingga rencana menuntut pejabat PSSI tersebut.
Sementara itu, pria yang menukangi Persib sejak lima musim itu mengaku murka dengan apa yang diungkapkan Tony. Sebagai pejabat yang berasal dari Jawa Barat, kata Umuh, harusnya Tony melakukan konfirmasi terlebih dulu. Atas apa yang diungkapnya, seluruh masyarakat Jawa Barat kecewa.
"Jabar (Jawa Barat) menangis, orang Jabar sendiri memvonis Persib degradasi tanpa adanya landasan yang jelas," kata dia.
Umuh menegaskan, yang menentukan tim degradasi atau tidak itu tidak sembarangan. Perlu pengkajian lebih lanjut. "Tidak punya wewenang mengatakan itu. Biar nanti pengadilan yang membuktikannya," pungkas dia.
Tonny mengatakan tuntutan yang dilancarkan Manajer Persib Umuh Muchtar terhadapnya, salah sasaran. Harusnya tuntutan tersebut ditujukan kepada PSSI, selaku pemberi mandat. "Kalau mau tuntut ya silahkan tapi jangan ke saya, ke PSSI," kata dia saat ditemui sindonews.com, Jumat (14/3).
Menurut Tonny kedatangannya ke pengadilan negeri atas perontah dari PSSI. Dia datang untuk mengetahui gugatan perdata yang menyeret sejumlah orang dalam PT Persib Bandung Bermartabat.
"Kami sedang rapat dengan Ketum, Waketum dan Exco, tiba-tiba ada surat undangan dari pengadilan. Kebetulan saya yang disuruh datang, jadi saya datang," kata dia.
Tonny yang sempat memiliki persoalan dengan kepengurusan sepak bola di Jawa Barat memang membawa dampak sentimentil.
Terlebih pernyataannya mengenai kemungkinan Persib mendapat sanksi degradasi terkait kasus keuangan yang menimpa manajemen tim.
Ucapan tersebut lantas mendapat reaksi keras dari Persib hingga rencana menuntut pejabat PSSI tersebut.
Sementara itu, pria yang menukangi Persib sejak lima musim itu mengaku murka dengan apa yang diungkapkan Tony. Sebagai pejabat yang berasal dari Jawa Barat, kata Umuh, harusnya Tony melakukan konfirmasi terlebih dulu. Atas apa yang diungkapnya, seluruh masyarakat Jawa Barat kecewa.
"Jabar (Jawa Barat) menangis, orang Jabar sendiri memvonis Persib degradasi tanpa adanya landasan yang jelas," kata dia.
Umuh menegaskan, yang menentukan tim degradasi atau tidak itu tidak sembarangan. Perlu pengkajian lebih lanjut. "Tidak punya wewenang mengatakan itu. Biar nanti pengadilan yang membuktikannya," pungkas dia.
(wbs)