Usai Malaga, Ancelotti tatap El Clasico
Minggu, 16 Maret 2014 - 15:47 WIB
Usai Malaga, Ancelotti tatap El Clasico
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti sesumbar tim asuhannya siap melakoni laga El Clasico kontra Barcelona, Senin (24/3) dini hari mendatang usai mengalahkan Malaga dengan skor tipis 1-0, dini hari tadi. Meski harus berjuang keras untuk menumbangkan tuan rumah Malaga, tapi pelatih asal Italia itu merasa tidak ada masalah dengan tim asuhannya.
"Ini memang bukan permainan terbaik kami, namun ada beberapa hal positif yang bisa kami ambil. Tim menunjukkan sikap bagus dan Madrid siap bertemu dengan Barcelona, selanjutnya," tegas Ancelotti seperti dilansir Football-Espana, Minggu (16/3).
Gol tunggal Cristiano Ronaldo pada dini hari tadi menjadi pembeda menghadapi motivasi besar yang diusung Malaga di kandang sendiri. Menanggapi permainan anak asuhnya, Ancelotti mengakui Los Blancos minim menciptakan peluang dan ia memuji perlawanan yang diberikan tim tuan rumah.
"Kami miskin peluang, meski ada beberapa peluang berbahaya yang diciptakan tim. Kami juga harus memberikan kredit kepada Malaga yang bekerja keras. Pertandingan tadi sangat sulit karena Malaga membuat kami berada di bawah tekanan. Anda tidak dapat selalu menang dengan skor 2-0 atau 3-0. Kami hanya bekerja keras dan saya senang," tandasnya.
"Ini memang bukan permainan terbaik kami, namun ada beberapa hal positif yang bisa kami ambil. Tim menunjukkan sikap bagus dan Madrid siap bertemu dengan Barcelona, selanjutnya," tegas Ancelotti seperti dilansir Football-Espana, Minggu (16/3).
Gol tunggal Cristiano Ronaldo pada dini hari tadi menjadi pembeda menghadapi motivasi besar yang diusung Malaga di kandang sendiri. Menanggapi permainan anak asuhnya, Ancelotti mengakui Los Blancos minim menciptakan peluang dan ia memuji perlawanan yang diberikan tim tuan rumah.
"Kami miskin peluang, meski ada beberapa peluang berbahaya yang diciptakan tim. Kami juga harus memberikan kredit kepada Malaga yang bekerja keras. Pertandingan tadi sangat sulit karena Malaga membuat kami berada di bawah tekanan. Anda tidak dapat selalu menang dengan skor 2-0 atau 3-0. Kami hanya bekerja keras dan saya senang," tandasnya.
(akr)