Ujian berat Persebaya tanpa sang jagal
Selasa, 18 Maret 2014 - 00:41 WIB
Ujian berat Persebaya tanpa sang jagal
A
A
A
Sindonews.com - Kemenangan telak Persebaya atas tuan rumah Persepam Madura United, 4-1, harus dibayar mahal. Pasalnya, di pertandingan berikutnya, tim berjuluk Bajol Ijo itu dipastikan kehilangan pemain belakang andalan, O.K. John. Pemain asal Nigeria itu harus diparkir lantaran sudah mengantongi tiga kartu kuning.
"Dipertandingan berikutnya kita tidak bisa mainkan O.K. John. Dia sudah dapat tiga kartu kuning dari tujuh pertandingan yang sudah dijalani," ucap Asisten Manajer Persebaya Amran Said Ali.
Sesuai aturan baru musim ini, Amran mengatakan setiap pemain yang kena akumulasi tiga kartu kuning pertama, sanksinya satu kali tidak main. Berikutnya baru dihitung dua kartu kuning kena sekali larangan bertanding. "Aturan musim ini, tiga kartu kuning baru sanksi sekali bertanding. Berikutnya dihitung dua kartu kuning, " ucapnya.
Tiga kartu kuning dikantongi O.K. John dalam masing-masing di pertandingan melawan Persepam, Persiba Bantul dan Persisam Samarinda. Tercatat, pemain berusia 32 tahun itu menjadi pemain Persebaya yang paling banyak menerima kartu kuning. "Sudah risiko pemain belakang, " ucap Amran.
Dalam laga melawan Persepam, penampilan Persebaya bisa dibilang paling garang. Buktinya, paling banyak pemain yang terkena kartu. Tercatat, empat pemain mendapatkan kartu kuning. Selain O.K. John, tiga pemain lain adalah kapten Greg Nwokolo, Dedi Kusnandar, dan kiper Jendri Pitoy.
Kehilangan sang jagal di pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian berat. Sebab, harus menghadapi lawan berat Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Jayapura. Selain itu, posisi O.K. John tak tergantikan di Persebaya. Dalam tujuh laga yang sudah dijalani, mantan pemain Persiwa itu bermain penuh 90 menit.
Untungnya, Persebaya masih punya banyak waktu memutar otak untuk mencari pengganti OK John karena jeda kompetisi selama 30 hari. "Di belakang kita masih banyak stok. Kita akan matangkan lagi di masa libur kempetisi ini. Semua lini masih harus kita perbaiki," ujar Pelatih Persebaya Rahmad Darmawan.
Dibelakang, Persebaya memang masih punya banyak pemain yang bisa berposisi sebagai center back, meski sudah mendepak Leo Sahputra. Sebab, masih ada Ricardo Salempesy, Ambrizal maupun Marthen Letusen Manahati yang bisa ditarik ke belakang, meski biasa dimainkan di posisi gelandang bertahan.
"Dipertandingan berikutnya kita tidak bisa mainkan O.K. John. Dia sudah dapat tiga kartu kuning dari tujuh pertandingan yang sudah dijalani," ucap Asisten Manajer Persebaya Amran Said Ali.
Sesuai aturan baru musim ini, Amran mengatakan setiap pemain yang kena akumulasi tiga kartu kuning pertama, sanksinya satu kali tidak main. Berikutnya baru dihitung dua kartu kuning kena sekali larangan bertanding. "Aturan musim ini, tiga kartu kuning baru sanksi sekali bertanding. Berikutnya dihitung dua kartu kuning, " ucapnya.
Tiga kartu kuning dikantongi O.K. John dalam masing-masing di pertandingan melawan Persepam, Persiba Bantul dan Persisam Samarinda. Tercatat, pemain berusia 32 tahun itu menjadi pemain Persebaya yang paling banyak menerima kartu kuning. "Sudah risiko pemain belakang, " ucap Amran.
Dalam laga melawan Persepam, penampilan Persebaya bisa dibilang paling garang. Buktinya, paling banyak pemain yang terkena kartu. Tercatat, empat pemain mendapatkan kartu kuning. Selain O.K. John, tiga pemain lain adalah kapten Greg Nwokolo, Dedi Kusnandar, dan kiper Jendri Pitoy.
Kehilangan sang jagal di pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian berat. Sebab, harus menghadapi lawan berat Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Jayapura. Selain itu, posisi O.K. John tak tergantikan di Persebaya. Dalam tujuh laga yang sudah dijalani, mantan pemain Persiwa itu bermain penuh 90 menit.
Untungnya, Persebaya masih punya banyak waktu memutar otak untuk mencari pengganti OK John karena jeda kompetisi selama 30 hari. "Di belakang kita masih banyak stok. Kita akan matangkan lagi di masa libur kempetisi ini. Semua lini masih harus kita perbaiki," ujar Pelatih Persebaya Rahmad Darmawan.
Dibelakang, Persebaya memang masih punya banyak pemain yang bisa berposisi sebagai center back, meski sudah mendepak Leo Sahputra. Sebab, masih ada Ricardo Salempesy, Ambrizal maupun Marthen Letusen Manahati yang bisa ditarik ke belakang, meski biasa dimainkan di posisi gelandang bertahan.
(aww)